Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19. Foto: Istimewa.

Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19. Foto: Istimewa.

Dari 31 Kasus Meninggal Covid-19 di Sukoharjo, Dua di Antaranya Masih Remaja

Dua pasien Covid-19 yang meninggal tersebut masing-masing berusia 17 tahun dan 21 tahun.

Selasa, 29 September 2020 | 06:24 WIB - Kesehatan
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sukoharjo - Tercatat ada dua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dengan usia masih remaja. Dua pasien Covid-19 yang meninggal tersebut masing-masing berusia 17 tahun dan 21 tahun. Sementara itu, jumlah kumulatif kematian terinfeksi Covid-19 di Sukoharjo sudah mencapai 31 orang.

Informasi itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati. Ia memaparkan, jumlah kasus terkonfrimasi pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 31 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 13 pasien meninggal, dari total pasien Covid-19 dengan usia di atas 60 tahun sebanyak dari 74 orang. Serta 16 pasien meninggal dari total pasien Covid-19 pada usia dewasa 26-59 tahun sebanyak 419 orang.

"Terdapat dua kasus kematian pada usia remaja, yakni usia 17 tahun dan 21 tahun dari total 83 kasus Covid usia remaja. Keduanya ada penyakit penyerta," ujarnya, Senin (28/9).

Yunia menyebut, harusnya kasus meninggal pada usia remaja ini bisa menjadi pembelajaran buat kita. Ia menyebut, kasus penyakit tidak menular (PTM) bisa terjadi di usia lebih muda. Ada faktor yang dapat diubah dan faktor yang tidak dapat diubah, sehingga PTM dapat memunculkan gejala.

"Untuk itu, kita harus CERDIK, yakni Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin berolah raga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres," tuturnya.

Ia mengimbau, bagi masyarakat yang saat ini punya riwayat komorbid atau penyakit penyerta, mohon untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, tetap ikuti tata laksana pengobatan, baik pengobatan dengan obat atau modifikasi pola makan dan pola hidup.

"Jumlah kasus confirm baru pada periode 21-27 September ini sebanyak 54 kasus. Naik 12 kasus dibanding periode yang sama minggu sebelumnya yaitu sebanyak 42 kasus. Rata-rata usia kasus konfirm Covid-19 minggu ini berusia dewasa, termuda pada anak usia 2 tahun dan tertua 74 tahun," jelasnya.

Pada periode 21-27 September tersebut muncul klaster baru dari sejumlah sumber penularan. Di antaranya, klaster Menara Wijaya 2 (kompleks kantor pemkab) sebanyak enam orang, kontak erat kasus konfirm Cikampek tiga orang, ASN terminal di Solo dua orang

Selain itu, admin RS di Solo mengatakan satu orang menular kapada tiga orang. Lalu, klaster petugas kebersihan kantor kelurahan satu orang menular kepada tiga orang.

"Ada empat klaster lama yang masih berlanjut penularannya. Yaitu kasus karyawan RS di Solo yang minggu lalu mencapai 13 kasus, saat ini bertambah 1 kasus, menjadi 14 kasus. Aparat keamanan dan rekan kerja konfirm aparat keamanan Solo bertambah satu orang, sehingga total menjadi 11 kasus. Pengajar ponpes bertambah dua kasus pada minggu ini, sehingga total menjadi lima kasus,” imbuhnya.

Masih ada Klaster aparat keamanan di kecamatan bertambah empat orang, sehingga total menjadi enam kasus. Klaster keluarga kontak erat kasus konfirm nomor 540 di Singopuran bertambah dua kasus pada minggu ini, sehingga total menjadi enam kasus.

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI