Ilustrasi meninggal dunia. Foto: Istimewa.

Ilustrasi meninggal dunia. Foto: Istimewa.

Seorang Tunawisma Ditemukan Tewas di Komplek RSPD Klaten, Ini Kronologinya!

Saat ini jenazah sedang di periksa oleh Tim INAFIS dan relawan.

Senin, 12 Oktober 2020 | 08:30 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten - Seorang tunawisma, Sardi (50) ditemukan meninggal dunia di komplek RSPD Klaten, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2020) sekira pukul 19.15 WIB. Dugaan sementara, korban tewas karena sakit yang dideritanya.

Jenazah tunawisma itu kali pertama ditemukan oleh petugas jaga komplek RSPD lalu dilaporkan ke staf Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Klaten mendapatkan laporan dari

Nicko, salah satu petugas Dishub Klaten yang mendapatkan laporan, menjelaskan, alamat Sardi selama ini tidak menetap. Dulu pernah tinggal di Merbung, pernah di Glodogan, pernah juga tinggal di Kalora.

BERITA TERKAIT:
Ganjar Pastikan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Merapi Cukup
Ganjar Sambangi Pengungsi Gunung Merapi di Klaten
Kantor Kecamatan Jogonalan Klaten Lokcdown, Ini Sebabnya!
Pemkab Klaten Larang Penggunaan Panggung Saat Tahun Baru
Muncul Klaster Persebaran Covid-19 Karyawan BUMN di Klaten
Bantu Warga Terdampak Pandemi, Paguyuban di Klaten Dirikan Warung Gratis
Antisipasi Kelangkaan Pupuk di Musim Tanam, Klaten Dikucur Ribuan Ton Pupuk Bersubsidi

Sebelumnya, Nicko hendak melaksanakan operasi yustisi. Saat akan berangkat, pihaknya mendapatkan laporan dari petugas jaga RSPD bahwa ada seorang yang meninggal. ” Tadi saya datang mau operasi masker, begitu parkir, ada petugas jaga RSPD laporan saya, ada tuna wisma meninggal, ditunggui anaknya,” ujarnya, Minggu (11/10/2020) malam.

Nicko menjelaskan, sesampai di lokasi penemuan mayat, pihaknya tidak lantas mendekati jenazah tersebut. Sebelumnya, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan dan evakuasi.

“Setelah mendapat laporan, berhubung ini kondisi pandemi, saya menghubungi rekan-rekan kepolisian untuk segera mengkondisikan jenazahnya,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan dari anak korban, sang ayah yang bernama Sardi itu sebelumnya mengeluh sakit diare dan sesak napas beberapa hari terakhir ini. “Gejala sakitnya, menurut keterangan anaknya, awalnya diare dan sesak napas. Pak Sardi keseharianya bersama anaknya laki-laki yang masih kecil,” imbuhnya.

Saat ini jenazah sedang di periksa oleh Tim INAFIS dan relawan.


tags: #klaten #meninggal dunia #komplek rspd #tunawisma

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI