Ilustrasi gantung diri, Foto: Istimewa

Ilustrasi gantung diri, Foto: Istimewa

Sebelum Bunuh Diri, Ayah di Kudus Cekik Anaknya dengan Sarung

EG mencekik anaknya yang berusia 12 tahun dengan sarung hingga tewas.

Senin, 12 Oktober 2020 | 15:12 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus – Polisi masih mendalami kasus seorang ayah di Kudus mengajak anaknya bunuh diri karena berhalusinasi terpapar virus corona.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan, EG (48) mencekik anaknya yang berusia 12 tahun dengan sarung hingga tewas. Kemudian EG bunuh diri namun tidak meninggal.  "Berita meninggal di TKP atau dalam perjalanan, kita menunggu hasil autopsi seperti apa," ujarnya, Senin (12/10).

Namun demikian, kata dia, EG belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih dirawat usai ditemukan tergeletak kritis di rumahnya.

Lebih lanjut, ia mengaku pihaknya akan memeriksa kondisi kejiwaan EG. "Ya diproses, iya kita akan akan dampingi bersangkutan, karena ini dugaan stres, depresi itu akan perlu kita periksa kejiwaannya. Sejauh mana kejiwaan yang bersangkutan, hasil kejiwaan seperti apa," bebernya.

Sementara itu, tetangga korban Any (42) mengaku menghubungi BPBD Kudus saat mengetahui kejadian tersebut. Ia menambahkan, sebelumnya EG sudah beberapa kali tes swab ke Puskesmas.

"Bapaknya itu pikirannya kena COVID-19, itu padahal tidak kena COVID-19. Itu mau minta Puskesmas untuk swab. Saat di-swab hasilnya negatif. Lha kenapa anaknya diajak, ibunya (istri EG) dibilang anaknya ketularan bapaknya. Anaknya kalau sakit itu kan sakit sesak napas. Itu dikira COVID-19," pungkasnya.


tags: #ayah di kudus #bunuh anaknya #terpapar corona

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI