Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang demo tolak omnibus law, Selasa (13/10), Foto: Istimewa

Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang demo tolak omnibus law, Selasa (13/10), Foto: Istimewa

Demo Tolak Omnibus Law, 105 Pelajar di Magelang Diamankan

Mereka mendapatkan pembinaan dari Dinas Sosial setempat.

Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:02 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magelang – Polres Magelang Kota mengamankan 105 pelajar yang demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPRD Kota setempat. Mereka ada yang melempari petugas dengan petasan saat diminta membubarkan diri. Kepolisian pun akan memanggil orang tua para pelajar tersebut.

"Sampai saat ini, termasuk yang pagi kita cegah untuk tidak bergabung sekitar 105 (orang)," ujar Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan, Selasa (13/10).

Jumlah tersebut, kata dia, terdiri atas pelajar SMP dan SMA. Untuk yang diamankan pada pagi hari langsung mendapatkan pembinaan dari Dinas Sosial Kota Magelang. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka tidak ada yang melakukan perusakan.

"Pelajar SMP SMA. Sepengetahuan saya iya, nggak tahu apabila ada yang kelewatan satu, dua. Kebanyakan dari luar Kota Magelang," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan di antaranya diamankan di Jalan Ikhlas, Kota Magelang. Mereka awalnya diminta membubarkan diri namun justru melempari petugas dengan petasan.

"Sudah berhasil dibubarkan tadi. Pengumpulan massa yang akan ke DPRD, katanya, 'merasa ditinggal dengan kegiatan tadi pagi'. Mereka mengira bahwa mereka akan diikutkan bersama kegiatan tadi pagi. Dan mereka akan bergerak ke DPRD, tetapi kita cegah di Jalan Ikhlas dan mereka tidak mau bubar, malah melempar-lempar petasan," bebernya.

"Kemudian dilakukan tindakan terukur, massa dibubarkan dan beberapa dari mereka kita amankan ke Polres," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi demo tolak Omnibus Law di Kota Magelang digelar oleh kalangan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Magelang, Selasa (13/10). Massa yang menyebut diri Aliansi Rakyat Kedu #MagelangBergerak2 menggelar aksi demo di Gedung DPRD Kota Magelang.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengapresiasi massa Aliansi Rakyat Kedu #MagelangBergerak2 demo dengan tertib. Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari memantau jalannya demo ini.

"Kita tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum. Tentu, saya dengan Pangdam ke mana-mana ikut memantau kegiatan ini," bebernya.

Di sisi lain, Presiden Mahasiswa Universitas Tidar Mangelang Buyung dalam orasinya menyebut aksi tersebut pihaknya lakukan secara damai. Usai berorasi, massa mulai membubarkan diri dan langsung bersih-bersih.

"Hari ini tunjukkan mahasiswa di Magelang memiliki keresahan bersama. Kita tunjukkan bahwa aksi kita damai, datang atas panggilan hati nurani. Tidak ditunggangi parpol," pungkasnya.


tags: #demo tolak omnibus law #pelajar di magelang #diamankan polisi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI