Ilustrasi Galian C Desa Pancur Kecamatan Mayong Jepara, Foto: Istimewa

Ilustrasi Galian C Desa Pancur Kecamatan Mayong Jepara, Foto: Istimewa

Blokade Jalan Tambang Galian C, Dua Warga Pancur Jepara Dilaporkan ke Polisi

Warga hanya ingin persoalan ini diselesaikan dengan jalan musyawarah.

Jumat, 16 Oktober 2020 | 13:14 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara –  Aksi warga Desa Pancur Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, melakukan blokade jalan tambang Galian C, berbuntut panjang. Dua warga, Muslikan dan Jazeri dilaporkan ke Polres Jepara. Keduanya hari ini, Jumat (16/10) mendapatkan panggilan dari Satreskrim Polres Jepara.

Salah satu pendamping warga Ari Yanuar Rizka sangat menyayangkan pelaporan ini. Menurutnya, warga hanya ingin persoalan ini diselesaikan dengan jalan musyawarah. Namun proses mediasi yang dilakukan beberapa kali antara warga dan pengusaha galian C asal Kabupaten Demak tersebut berakhir buntu.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan upaya damai. Salah satunya dengan cara mengirim surat kepada Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo yang ditandatangani oleh 31 warga Desa Pancur. Warga menyatakan bahwa tanah yang digali adalah resapan air hujan. Sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan air bersih untuk warga sekitar, apalagi musim kemarau.

“Jadi ini sangat saya sayangkan, jika akhirnya masalah ini berlanjut ke ranah hukum. Dalam hal ini warga Desa Pancur sudah berusaha melakukan upaya-upaya yang baik terkait keberadaan tambang Galian C di desa mereka. Kalau kemudian ada panggilan dari Polisi untuk dua warga, ya saya akan mendampingi mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jepara AKP Djohan Andika menambahkan dua warga tersebut masih dalam status sebagai pihak yang akan dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut.

“Iya benar memang ada pemanggilan. Jadi sifatnya masih dimintai keterangan lebih dulu,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Pancur melakukan aksi penutupan akses menuju lokasi Tambang Galian C di desa mereka. Penutupan jalan dilakukan warga dengan cara melakukan pengecoran di beberapa titik ruas jalan.

Selain itu, juga dipasang papan penolakan bertuliskan empat poin alasan penolakan. Mulai dari penolakan rencana pembangunan kandang ayam yang nantinya akan dibangun dilokasi galian C tersebut hingga tuntutan agar proses perizinan harus melibatkan warga dan tidak dimanipulasi oleh pihak manapun.


tags: #aksi warga desa pancur #dua warga dilaporkan ke polisi #blokade jalan tambang galian c

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI