Setelah 16 Hari Dirawat di RS, Pollycarpus Meninggal Dunia Karena Covid-19

Karena C19, telah 16 hari berjuang melawannya.

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 20:59 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Setelah dirawat selama 16 hari di rumah sakit, mantan terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto, Sabtu (17/10/2020) menghembuskan nafas terakhir.

Mantan pengacara Pollycarpus, Wirawan Adnan mengatakan mantan pilot Garuda itu meninggal pukul 14.52 WIB. “Berpulang hari ini pukul 14.52,” ucap Wirawan.

Wiaran mengaku menerima kabar meninggal mantan kliennya itu dari istri Polly, Yosephine Hera Iswandari. Polly sudah dirawat di Rumah Sakit selama 16 hari, karena Covid- 19. “Karena C19, telah 16 hari berjuang melawannya,” kata dia.

Seperti diketahui, karena perbuatannya Pollycarpus dihukum 14 tahun penjara di tingkat Peninjauan Kembali. Vonis ini lebih ringan dari putusan Mahkamah Agung pada 25 Januari 2008 yaitu 20 tahun penjara. Usai mendapatkan sejumlah pemotongan hukuman, Polly pun akhirnya bebas murni pada Agustus 2018.

Banyaknya pihak yang protes atas pembebasan bersyaratnya, Pollycarpus menanggapinya dengan kalem. Polly merasa sudah menjalani seluruh prosedur. “Mengenai ada yang protes atau tidak, kita sudah melalui semua jalur hukum. Silahkan saja lihat semua prosedur hukum yang kita jalanni, jadi silahkan tanyakan pada pihak yang berwajib,” ucapnya di Lapas Sukamiskin, Bandung, Sabtu (29/11/2014).

Saat itu Pollycarpus bersikukuh tidak bersalah dalam kasus pembunuhann aktivis HAM, Munir Said Thalib yang mengantarnya ke penjara. “Saya merasa tidak bersalah,” ucapnya.


tags: #covid-19 #aktivis ham munir said thalib

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI