Meski Pandemi, Traveloka Mampu Salip OVO

Traveloka mampu menyalip valuasi OVO, kemudian Bukalapak menempel di belakang OVO.

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:35 WIB - Ekonomi
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Di masa pandemi ini, sejumlah perusahaan startup unicorn di Indonesia membuat mereka berlomba- lomba mencari strategi terbaik. Hasilnya valuasi OVO disalip Traveloka serta ada Bukalapak yang mencoba menempel ketat.

Guna bertahan serta tetap bisa berkembang, membuat para startup melakukan berbagai cara di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia. Serta saat ini terbukti sejumlah startup unicorn pun menuai hasil manis dari strategi bisnisnya. Sementara sebagian startup unicorn lain cenderung stagnan.

Meskipun pandemi, seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (21/10/2020) lembaga riset CBInsights merilis data terbaru soal valuasi unicorn di Indonesia ternyata ada peningkatan valuasi.

Saat ini Traveloka memiliki valuasi USD 3 miliar, angka tersebut naik dari tahun lalu yang masih diangka USD 2miliar. Selanjutnya ada Bukalapak dengan valuasi USD 2,5 miliar, dari sebelumnya USD 1 miliar. Valuasi OVO relatif stabil di posisi USD 2,9 miliar.

Laporan tersebut menunjukkan Traveloka mampu menyalip valuasi OVO, kemudian Bukalapak menempel di belakang OVO. Sedangkan valuasi Gojek sebesar USD 10 miliar dan Tokopedia USD 7 miliar.

Namun, di laporan CBInsight tidak disebutkan lebih detil penyebab kenaikan valuasi Traveloka dan Bukalapak. Stagnasi OVO, Tokopedia dan Gojek juga tidak ada penjelasan lebih detil.

Traveloka, seperti telah diberitakan tahun ini mendapat suntikan dana USD 250 juta dari sejumlah investor, termasuk EV Growth. 

Menurut CEO Traveloka Ferry Unardi, pendanaan itu untuk memperbaiki bisnis Traveloka yang melandai sejak Pandemi Covid- 19.

"Traveloka sangat terpengaruh pandemi Covid-19. Kami berada di titik paling rendah sejak perusahaan berdiri," ucap Ferry Unardi dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Sedangkan, Bukalapak mendapatkan suntikan dana Shinhan Financial Group dari Korea Selatan pada Oktober 2019. Sejak itu valuasi Bukalapak menjadi USD 2,5 miliar.

BERITA TERKAIT:
Meski Pandemi, Traveloka Mampu Salip OVO
Muhammad Fajrin Rasyid, dari "Tukang Lapak" hingga Jadi Direktur PT Telkom Indonesia


tags: #bukalapak #perusahaan startup unicorn di indonesia #traveloka #ovo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI