Anggota DPR arwani Thomafi. Foto: Kuasakata.com

Anggota DPR arwani Thomafi. Foto: Kuasakata.com

DPR Minta Pemerintah Kembali Alokasikan BOP Pesantren

Sudah satu tahun lebih keberadaan UU No 18 Tahun 2019 tentang pesantren, namun hingga belum ada aturan pelaksana yang diterbitkan oleh pemerintah.

Rabu, 21 Oktober 2020 | 22:36 WIB - Didaktika
Penulis: Arya Jkt . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta - Anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mengaku prihatin dengan dihentikannya Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di Pesantren dalam APBN 2021.

"Sangat disayangkan, peringatan Hari Santri tahun 2020 ini ditandai dengan tidak dialokasikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren dalam APBN 2021," kata Arwani disela-sela kunjungan kerjanya di masa reses ke Pesantren Al-Hamdulillah Kemadu Rembang dan Silaturahmi dengan Rois Syuriah NU Cabang Blora KH Maksum, baru-baru ini.

Karenanya wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini mendesak, pemerintah dapat melakukan perubahan APBN 2021 dengan kembali mengalokasikan BOP ke pesantren dan Biaya Operasional Santri.

"Ini sesuai Upaya ini untuk mengkonkretkan jargon 'Santri Sehat Indonesia Kuat' dalam peringatan Hari Santri tahun 2020," kata Arwani.

Pada kesempatan itu Arwani juga mendesak pemerintah untuk segera mengeluarkan aturan pelaksanaan dari UU pesantren. Menurutnya sudah satu tahun lebih keberadaan UU No 18 Tahun 2019 tentang pesantren, namun hingga saat ini belum ada aturan pelaksana yang diterbitkan oleh pemerintah.

Padahal, lanjut Arwani, di UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren setidaknya dibutuhkan 2 Substansi Peraturan Presiden (Perpres) dan 7 Substansi Peraturan Menteri.

"Kami mendesak kepada pemerintah untuk segera menuntaskan aturan turunan UU No 18 Tahun 2019. Terbitnya Aturan turunan yg terlambat menyebabkan penundaan rekognisi, afirmasi, & fasilitasi negara bagi Pesantren," katanya.

Arwani sendiri mengaku mendukung penuh program afirmasi & fasilitasi negara kepada Pesantren melalui Program Kerja  di berbagai Kementerian antara lain  seperti Rusun bagi Pesantren, peningkatan Sanitasi Pesantren yang layak, Pusat Kesehatan Pesantren, Program Pendidikan Daring, Pendidikan Vokasi di Pesantren (BLK).

"Kami mendukung program tersebut karena benar-benar memiliki dampak konkret bagi peningkatan kualitas, kapasitas, dan daya saing santri." katanya.

BERITA TERKAIT:
DPR Minta Pemerintah Kembali Alokasikan BOP Pesantren


tags: #bop pesantren # bantuan operasional pendidikan #peringatan hari santri tahun 2020

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI