Polisi menunjukkan rumah salah satu warga di Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet, Purbalingga yang rusak tertimpa pohon. Foto: Kuasakata.com

Polisi menunjukkan rumah salah satu warga di Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet, Purbalingga yang rusak tertimpa pohon. Foto: Kuasakata.com

Diterjang Longsor dan Tertimpa Pohon, Lima Rumah di Purbalingga Rusak

Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam yang tersebut.

Rabu, 21 Oktober 2020 | 22:51 WIB - Ragam
Penulis: Joko Santoso . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Purbalingga - Bencana alam akibat hujan deras terjadi di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten PurbaIingga, Selasa (20/10) malam. Akibat hujan deras, lima rumah mengalami kerusakan karena terkena longsoran tanah dan tertimpa pohon tumbang.

Kapolsek Mrebet Iptu Edi Surono saat dikonfirmasi, Rabu (21/10)  mengatakan bahwa bencana alam tanah longsor terjadi di wilayah Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet. Penyebabnya akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dari sore hingga malam hari.

"Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam yang terjadi. Namun ada lima rumah yang mengalami kerusakan terkena tanah longsor maupun tertimpa pohon tumbang mulai sore hingg pagi ini," kata kapolsek.

Rumah yang mengalami kerusakan yaitu milik Budianto di RT 2 RW 6. Dapur rumah miliknya berukuran 4x7 meter amblas akibat tanah longsor. Rumah lain milik Misni di RT 2 RW 4, bangunan gudang berukuran 3x4 meter roboh. Selain itu, rumah milik Sutinah di RT 1 RW 2 tembok rumahnya roboh akibat longsor.

Selain tiga rumah tersebut, dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Yang pertama rumah milik Gunarti di RT 1 RW 5 yang mengalami kerusakan pada baguan atap dan tembok akibat tertimpa pohon pete. Satu rumah lainnya milik Tariah di RT 3 RW 5 mengalami rusak ringan pada bagian atap akibat tertimpa pohon pisang.

"Total kerugian kerusakan lima rumah akibat bencana alam yang terjadi di Desa Tangkisan ditaksir mencapai Rp 40 juta," kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan, hari ini sudah dilakukan evakuasi terhadap pohon yang tumbang. Selain itu, dilakukan juga pembersihan material tanah longsor yang mengakibatkan rusaknya bangunan rumah warga.

Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana SH MSi bersama jajaran Pemkab Purbalingga mengunjungi rumah warga yang terdampak tanah longsor di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Rabu (21/10). Salah satu yang dikunjungi yakni rumah milik Khomsiah Muhiati (45) di RT 01/02.

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.00. . Awalnya saya tidak mengetahui kejadian tersebut karena saat kejadian tidak terdengar apa - apa. Namun, pada saat saya melihat pintu belakang terbuka dan saya hampiri ternyata longsoran tanah yang sudah masuk kedalam rumah dan mengakibatkan pintu serta tembok itu jebol," ungkap Khomsiah.

Khomsiah menambahkan atas kejadian tersebut mengakibatkan 3 kamar di rumahnya jebol. Namun beruntungnya saat longsor terjadi, ketiga kamar tersebut sedang tidak ada orang, sehingga tidak menelan korban jiwa.

"Hujan memang sudah berlangsung sejak Selasa (20/10) sore hingga malam," katanya.

Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana SH MSi menjelaskan meningkatnya curah hujan di Indonesia akhir-akhir ini berkaitan adanya La Lina dari Afrika Timur. "Selain karena curah hujan yang tinggi, longsor ini kemungkinan juga disebabkan oleh kondisi tanah yang lembek," katanya.

Ia menambahkan, korban atas kejadian ini akan segera ditanggulangi dari dana APBD dan di tingkat Kabupaten, termasuk bantuan sosial dari PMI, Baznas, atau dari CSR."Mudah-mudahan besok pagi sudah tau butuhnya berapa, kita eksekusi. Untuk pengerjaannya harapan saya memperdayakan seluruh potensi yang ada di desa, gotong royong, begitu," ungkapnya.

BERITA TERKAIT:
Diterjang Longsor dan Tertimpa Pohon, Lima Rumah di Purbalingga Rusak


tags: #kapolsek mrebet #diterjang longsor dan tertimpa pohon #lima rumah di purbalingga rusak

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI