Kakek Sumadi yang menggali kuburnya sendiri, Foto: Istimewa

Kakek Sumadi yang menggali kuburnya sendiri, Foto: Istimewa

Kakek 102 Tahun di Rembang Gali Liang Kuburnya Sendiri

Sumadi diketahui masih sehat dan tak memiliki riwayat penyakit.

Jumat, 23 Oktober 2020 | 14:40 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, RembangSumadi kakek berusia 102 tahun warga Desa Ngemplak Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang menggali liang kuburnya sendiri di tempat pemakaman umum setempat. Sudah seminggu ia datang ke makam untuk meneruskan galiannya tersebut. Sumadi tak mau dibantu oleh siapa pun.

Sumadi mengaku melakukannya agar tidak terlalu merepotkan orang lain saat meninggal. Meskipun tidak mengetahui kapan malaikat maut akan menjemputnya.

“Ketimbang nganggur. Ya nggak tahu kapan meninggalnya, tapi menyiapkan buat saya sendiri, biar tidak merepotkan yang muda-muda,” ungkap Sumadi, Jumat (23/10).

Ia menambahkan, dirinya tidak tahu kapan penggalian itu akan selesai. Harapannya adalah liang lahat selesai dibuat saat Tuhan memanggilnya. “Saya tidak pakai jam-jaman, pokoknya kalau capek, ya pulang,” imbuhnya.

Selain menggali kubur, Sumadi juga telah menyediakan kain kafan dan nisan. Mengetahui hal ini, warga bahkan sejumlah petugas kepolisian diketahui sudah menasehati Sumadi. Namun kakek itu tetap menggali kuburnya sendiri.

Sementara itu, Kepala Desa Ngemplak Mustaqim menyatakan Sumadi sehat, sama sekali tidak mempunyai riwayat gangguan kejiwaan. Menurutnya Sumadi memberikan contoh kepada warga sekitar. Karena saat usia yang sudah senja, dirinya tidak mau merepotkan orang lain, bahkan ketika nanti meninggal

“Memberi contoh bahwa kematian pasti datang. Gali makam di sini umumnya kan beregu, tapi kalau Mbah Sumadi gali sendiri, prinsipnya baik, ya kita hargai saja. Jangan kita berprasangka yang buruk,” jelasnya.

Setiap usai menggali kubur, Sumadi selalu menutup liangnya dengan papan. Dengan harapan agar ketika turun hujan, air tidak masuk dalam liang lahat.

Di sisi lain, cucu Sumadi Nurul Chasanah mengaku pihak keluarga telah pasrah dengan apa yang dilakukan oleh sang kakek.

“Mbah Sumadi itu kan masih sehat, keluhan penyakit juga enggak ada, tapi pendengarannya sudah berkurang. Ia pernah bilang pengin meninggal cepet, kita bilangi jangan gali kubur, ya masih ngeyel, yo ben (ya sudah). Tiap pagi tetep pergi ke makam, melanjutkan penggalian,” tutupnya.

BERITA TERKAIT:
Kakek 102 Tahun di Rembang Gali Liang Kuburnya Sendiri


tags: #sumadi kakek berusia 102 tahun #desa ngemplak kecamatan lasem kabupaten rembang #menggali liang kuburnya sendiri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI