Ilustrasi

Ilustrasi

Masuki Libur Panjang Banjarnegara dan Sekitarnya Diprediksi Hujan Lebat

Kami mengajak warga untuk terus memantau informasi cuaca. Hal tersebut penting karena ada kemungkinan hujan lebat selama beberapa hari ke depan.

Rabu, 28 Oktober 2020 | 20:35 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Banjarnegara- Saat libur panjang akhir Oktober 2020 Kabupaten Banjarnegara, dan wilayah sekitarnya, diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat .

"Banjarnegara dan kabupaten lain seperti Purbalingga, Banyumas, Kebumen dan lainnya berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi yang beragam," ucap Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2020).

Setyoajie pun mengingatkan masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. "Meskipun sedang menikmati momentum libur panjang namun perlu tetap hati-hati terutama mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana," katanya.

BERITA TERKAIT:
Tangan dan Kaki Anda Sering Terasa Dingin? Ketahui Sebabnya!
Masuki Libur Panjang Banjarnegara dan Sekitarnya Diprediksi Hujan Lebat
Kecepatan Angin Meningkat, Masyarakat Kota Semarang Diminta Berhati-Hati
Rawan Banjir, Drainase di Brebes Diperbaiki

Masyarakat juga diajak Setyoajie untuk selalu mengecek kondisi cuaca secara berkala melalui media sosial dan kanal-kanal resmi milik BMKG lainnya.

"Kami mengajak warga untuk terus memantau informasi cuaca. Hal tersebut penting karena ada kemungkinan hujan lebat selama beberapa hari ke depan," lanjutnya.

BMKG Banjarnegara, katanya akan terus bersinergi dengan pihak terkait dalam rangka menyebarluaskan informasi cuaca ke masyarakat.

Terkait potensi hujan lebat, Setyoajie mengajak masyarakat untuk tidak panik namun perlu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologis.

"Waspada bila terjadi hujan lebat dengan durasi cukup lama yaitu di atas 30 menit karena dikhawatirkan dapat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, angin kencang," terangnya.
Sejumlah wilayah di Jawa Tengah, lanjut Setyoajie, saat ini sudah memasuki musim penghujan.

"Karena itu, jika memungkinkan maka warga dapat melakukan sejumlah upaya antisipasi, misalkan segera memangkas cabang-cabang pohon yang rawan patah atau tumbang, selain itu perlu membersihkan selokan dari sampah-sampah yang menghambat saluran drainase agar tidak terjadi genangan," tutupnya.


tags: #musim penghujan #bmkg banjarnegara #kabupaten banjarnegara #intensitas sedang hingga lebat

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI