Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto, Foto: Istimewa

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto, Foto: Istimewa

Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Capai 635 Orang

Masyarakat juga turut berperan memberikan bantuan kepada para warga yang mengungsi di pos-pos pengungsian.

Minggu, 08 November 2020 | 08:25 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magelang - Jumlah pengungsi warga sekitar Gunung Merapi di Kabupaten Magelang Jawa Tengah saat ini mencapai 635 orang. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto menyebut pengungsi tersebar di tujuh titik.

"Kemarin ada 607 pengungsi, saat ini jadi 635 orang. Tambahan 28 pengungsi ini berasal dari Desa Ngargomulyo dan Paten Kecamatan Dukun," ungkapnya saat meninjau pos pengungsian Merapi di Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan di Magelang, Sabtu (7/11).

Tambahan pengungsi tersebut, kata dia, langsung ditempatkan di Balai Desa Tamanagung, Gedung Muhammadiyah, Gedung PPP, Gedung PDI, dan ditambah lapangan futsal.

BERITA TERKAIT:
Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Capai 635 Orang

Sebelumnya, pos pengungsian Merapi di Kabupaten Magelang hanya empat titik, yakni Balai Desa Deyangan, Balai Desa Mertoyudan, Balai Desa Banyurojo, dan Balai Desa Tamanagung.

"Seperti kemarin, kepada para pengungsi tetap dilakukan protokol kesehatan dengan dilakukan 'rapid test' (tes cepat)," ujarnya.

Terkait logistik, Edy mengaku pihaknya sejak awal sudah mengetahui jumlah penduduk di beberapa desa yang akan mengungsi dan memastikan logistik akan tersedia sampai tiga hari ke depan.

"Jadi kita sudah mengetahui sejak awal, bahwa di sembilan dusun di tiga desa yang akan mengungsi itu jumlah penduduknya kurang lebih 2.625 orang. Sekarang ini yang sudah mengungsi 635 orang. Jadi sisanya masih dalam pantauan kita, dan kita sudah siaga apabila sisanya nanti juga mengungsi," bebernya.

Ia menyebut masyarakat juga turut berperan memberikan bantuan kepada para warga yang mengungsi di pos-pos pengungsian, seperti memberikan bantuan dalam bentuk gas, tikar, dan kebutuhan untuk pengungsi lainnya.

"Inilah napas Indonesia. Masyarakat bergotong-royong, bahu-membahu memberikan bantuan kepada warga yang mengungsi. Mari bagi siapa saja yang akan memberikan bantuan silakan bisa langsung ke pos-pos pengungsian yang ada," punkasnya


tags: #pengungsi warga sekitar gunung merapi #kabupaten magelang #mencapai 635 orang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI