Presiden Jokowi saat berkunjung ke Puskesmas Tanah Sareal, Bogor Jawa Barat, Rabu (18/11/2020) pagi, didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menkes Terawan.

Presiden Jokowi saat berkunjung ke Puskesmas Tanah Sareal, Bogor Jawa Barat, Rabu (18/11/2020) pagi, didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menkes Terawan.

Jokowi: Vaksin Covid-19 Masuk Indonesia Paling Lambat Desember

Dalam vaksinasi itu, Presiden Jokowi menandaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.

Rabu, 18 November 2020 | 11:31 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Pemerintah akan mengusahakan agar vaksin virus Corona (COVID-19) tiba di Indonesia pada akhir November, namun bila di bulan ini tidak memungkinkan maka vaksin itu akan masuk di bulan Desember. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Puskesmas Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden (Setpres), Rabu (18/11/2020).

"Yang pertama mengenai vaksin terlebih dahulu, kita berharap vaksin ini datang di akhir bulan November ini, tapi kita ingin berusaha tapi kalau tidak bisa ya berarti masuk ke bulan Desember. Baik itu dalam bentuk vaksin jadi maupun dalam bahan baku nantinya yang akan diolah di Bio Farma," ucap Presien. 

Vaksin yang akan digunakan di Indonesia, kata Presiden Jokowi harus masuk daftar yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ketentuan itu, lanjut Jokowi wajib untuk dilaksanakan. "Kemudian yang kedua semua vaksin yang kita pakai itu harus masuk dalam list-nya WHO, ini wajib. Harus masuk ke list-nya WHO," tegasnya.

Presiden Jokowi mengatakan saat vaksin tiba di Indonesia, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Vaksin tersebut, tidak langsung disuntikkan ke manusia.

"Kemudian setelah vaksin masuk ke Indonesia kita terima itu masih ada tahapan lagi tidak bisa langsung disuntikkan. Masih ada tahapan lagi di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) karena kita memerlukan emergency use authorization dari sana," terangnya.

Tahapan ini, kata Jokowi paling tidak akan menghabiskan waktu selama tiga minggu. Jokowi mengatakan Dalam vaksinasi itu, Presiden Jokowi menandaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas.

"Sehingga tahapan itu memerlukan waktu mungkin antara kurang-lebih 3 mingguan, setelah mendapatkan izin dari BPOM baru kita lakukan vaksinasi. Kaidah saintifik dan kaidah ilmiah ini saya sudah katakan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan, keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi," ungkap Presiden.

Presiden Joko Widodo berkunjung ke puskesmas di Tanah Sareal Bogor, Jawa Barat. Sebelumnya, Puskesmas Tanah Sareal menjadi tempat simulasi vaksinasi COVID-19.

Jokowi saat berkunjung ke Puskesmas Tanah Sareal, Bogor Jawa Barat, Rabu (18/11/2020) pagi, didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menkes Terawan.

"Pagi hari ini saya datang ke Puskesmas Kota Bogor ini, Puskesmas Tanah Sareal di Kota Bogor karena kemarin saya dengar di Puskesmas ini akan diadakan simulasi untuk vaksinasi. Dan karena memang saya tinggal di sini sehingga saya mampir ke Puskesmas Tanah Sereal ini," ucap Jokowi di Puskesmas Tanah Sareal, Bogor, seperti disiarkan di YouTube Sekretariat Kepresidenan.

BERITA TERKAIT:
Wiku: Pemerintah Siap Lakukan Program Vaksinasi Covid-19
Jateng akan Terima 21 Juta Vaksin dari Pemerintah Pusat
70 Persen Penduduk Arab Saudi akan Divaksin Covid-19 secara Gratis
Vaksin Covid Produksi AstraZeneca Efektif Hingga 90 Persen
Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin
Jokowi: Vaksin Covid-19 Masuk Indonesia Paling Lambat Desember


tags: #vaksin covid-19 #masuk indonesia paling lambat desember #vaksinasi #presiden jokowi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI