Proses pencarian dua warga Kendal yang hilang terseret arus banjir

Proses pencarian dua warga Kendal yang hilang terseret arus banjir

Gegara Banjir, Dua Warga Kendal Hilang Terseret Arus Air

Kepala Badan SAR Semarang Nur Yahya mengatakan dua orang itu terseret arus banjir saat mengendarai sepeda motor, pada Kamis (19/11/2020) malam. Dua orang itu terdiri dari seorang bapak sebagai pengemudi dan anaknya sebagai penumpang. 

Jumat, 20 November 2020 | 08:26 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Kendal - Bencana banjir bandang yang menerjang dukuh Duwet, Desa Bebengan, Kecamatan Boja,  Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menyebabkan dua orang terseret arus dan hingga kini belum diketahui keberadaanya. 

Kepala Badan SAR Nasional Semarang Nur Yahya mengatakan dua orang itu terseret arus banjir saat mengendarai sepeda motor, pada Kamis (19/11/2020) malam. Dua orang itu terdiri dari seorang bapak sebagai pengemudi dan anaknya sebagai penumpang. 

"Sampai saat ini (warga yang terseret arus itu) masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," kata Yahya, Jumat (20/11/20) pagi.

BERITA TERKAIT:
Polda Jateng Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Bandang di NTT
Diguyur Hujan Enam Jam, Desa Cikuya Brebes Terendam Banjir
Antisipasi Banjir, Joko Minta Pemerintah Kota Semarang Perbesar Ukuran Saluran Air
Ganjar Usulkan Dana Rp 3 Triliun ke Pemerintah Pusat untuk Penanganan Banjir di Pantura
Cek Rumah Pompa dan Banjir di Kota Lama Semarang, Ganjar Pergoki Banyak Sampah yang Menyumbati
Diguyur Hujan Deras, Beberapa Kawasan di Semarang Banjir
Banjir, 2.601 Hektare Lahan Padi di Kudus Puso

Yahya menduga keduanya terseret arus lantaran air datang secara mendadak dan langsung menghantam keduanya hingga menyebabkan terjatuh dan terseret arus banjir

Ia juga menduga kedua warga itu tercemplung ke dalam parit yang agak dalam yang berada di sekitar lokasi banjir. Meski dua warga itu hingga kini belum ditemukan, namun tim SAR telah berhasil menemukan sepeda motor korban. 

"Motornya sudah terevakuasi tadi malam dengan nomor polisi H 2723 AG. Kami temukan tidak jauh dari tempat kejadian" imbuh Yahya 

Yahya mengakui, Kamis malam pihaknya belum bisa optimal mencari korban yang hilang. Sebab arus deras dan kondisi yang gelap menjadi kendala. Pagi ini tim SAR gabungan akan mencari korban dengan melakukan penyisiran sepanjang parit hingga ke muara parit di sungai Dung Begal sejauh 3 kilometer. 
 


tags: #banjir #kendal #badan sar nasional semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI