Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: Istimewa.

Menteri KKP Edhy Prabowo. Foto: Istimewa.

Selain Edhy, Ini Deretan Menteri Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi

Dari berbagai sumber, Edhy Prabowo ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta usai dari lawatan ke Amerika Serikat.

Rabu, 25 November 2020 | 11:58 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM - Diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Menteri KKP Edhy Prabowo, Rabu  (25/11) dinihari. Penangkapan terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Dari berbagai sumber, Edhy Prabowo ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta usai dari lawatan ke Amerika Serikat.

"Tadi malam Menteri KKP diamankan KPK di Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu [Amerika Serikat], yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin export baby lobster," kata Ketua KPK Firli Bahuri lewat pesan singkat.

Selain Edhy Prabowo, ternyata terdapat sejumlah menteri di era Presiden Joko Widodo yang pernah ditangkap KPK maupun terseret kasus korupsi. Berikut deretan menteri Joko Widodo yang tertangkap KPK:

BERITA TERKAIT:
Selain Edhy, Ini Deretan Menteri Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi

1. Imam Nahrawi

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 3 bulan kurungan. Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat menyatakan Imam terbukti bersalah dalam kasus suap terkait pengurusan proposal dana hibah KONI dan gratifikasi dari sejumlah pihak.

Imam disebut sebagai salah satu penerima suap dengan nilai Rp11,5 miliar. Suap itu dimaksudkan agar Imam mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora RI untuk tahun kegiatan 2018.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Imam Nahrawi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata ketua majelis hakim Rosmina di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (29/6/2020).

2. Idrus Marham

Mantan Menteri Sosial yang kini menjadi terpidana kasus pembangunan PLTU MT Riau 1. Oleh Pengadilan Tipkor dinyatakan terbukti berperan dalam memuluskan Blackgold Natural Resource (BNR) sebagai pemegang proyek PLTU. Ia juga menerima dana dari salah satu pemegang saham BNR Johannes Kontjo.

Dalam kasus tersebut, Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pun menjatuhkan vonis hukuman penjara tiga tahun terhadap mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, pada Selasa (23/04).

3. Enggartiasto Lukita

Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait kasus dugaan suap bidang pelayaran yang menjerat Anggota DPR RI Komisi VI Bowo Sidik Pangarso. Dalam kasus tersebut, Bowo mengatakan Enggar memberikan uang untuk mengamankan Permendag Gula Rafinasi yang berlaku pada Juni 2017. Bahkan, KPK sempat menggeledah ruang kerja Enggar.

Selain itu, Pengacara Bowo Sidik Saut Edward Rajagukguk mengatakan salah satu menteri menjadi sumber dari 400 ribu amplop yang akan digunakan untuk serangan fajar. Dalam ke-400 ribu amplop tersebut setidaknya berisi uang berjumlah Rp8 miliar dalam pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu dalam 400 ribu amplop tersebut.

Terkait tudingan tersebut, Enggartiasto Lukita membantah telah memberikan uang kepada politikus Partai Golkar tersebut. “Apa urusannya kasih duit? Saya yakin enggak ada, dia dari Golkar saya dari NasDem,” kata Enggar di Istana Negara, Jakarta, Senin, 29 April 2019.

4. Lukman Hakim Saifuddin

Mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin disebut menerima aliran suap terkait kasus jual beli jabatan di lingkungan Kemenag. Uang senilai Rp 70 juta yang diterima Lukman itu untuk memuluskan Haris Hasanudin duduk sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

"Lukman Hakim Saifuddin menerima sebesar Rp 70 juta yang diterima oleh Lukman Hakim tanggal 1 Maret 2019 sejumlah Rp 50 juta dan tanggal 9 Maret 2019 sejumlah Rp 20 juta melalui Heri Purwanto selaku ajudan Lukman Hakim Saifuddin," kata Ketua Majelis Hakim Fahzal Henderi, saat membacakan amar putusan terhadap mantan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy di PN Tipikor Jakarta, Senin (20/1/20).

Selain itu, Lukman juga diduga menerima uang Rp 255 juta terkait kasus jual beli jabatan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy).


tags: #menteri kkp diamankan kpk #deretan menteri jokowi yang terjerat kasus korupsi #kpk menangkap menteri kkp edhy prabowo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI