Gunung Merapi, Foto: Istimewa

Gunung Merapi, Foto: Istimewa

BPPTKG: Terbentuk Rekahan di Gunung Merapi

Kondisi ini menunjukkan bahwa magma semakin dekat dengan permukaan.

Minggu, 29 November 2020 | 23:00 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Sleman – Dari hasil pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), terbentuk rekahan di kawah Gunung Merapi.

"Pada akhir-akhir ini terjadi pembentukan crack atau rekahan di kawah atau kubah lava pasca-2010 dan 2018. Kemudian juga menunjukkan aktivitas guguran yang intensif," ungkap Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso dalam Siaran Informasi BPPTKG yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube BPPTKG Channel kemarin, dikutip KUASAKATACOM, Minggu (29/11).

Kondisi ini, kata dia menunjukkan bahwa magma semakin dekat dengan permukaan. Pihaknya pun masih menunggu terbentuknya kubah lava.

BERITA TERKAIT:
BPPTKG: Terbentuk Rekahan di Gunung Merapi

"Perkembangan rekahan dan aktivitas guguran menunjukkan bahwa magma sudah sangat dekat di permukaan, sehingga kita menunggu kapan magma ini membentuk kubah di permukaan," bebernya.

Ia menjelaskan berdasarkan laporan aktivitas Merapi periode 28 November 2020, terpantau adaya asap putih setinggi 600 meter dari puncak Gunung Merapi. Selain itu terdengar empat kali suara guguran dari PGM Babadan.

Sementara kegempaan Merapi tercatat ada 43 kali gempa guguran, 1 kali gempa Low Freq, 300 kali gempa fase banyak, 27 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa tektonik dan 45 kali gempa hembusan.

Deformasi Merapi saat ini, lanjut dia, tercatat 11 cm per hari dari PGM Babadan. Status Merapi yaitu Siaga sejak 5 November 2020.


tags: #terbentuk rekahan di kawah gunung merapi #bpptkg

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI