Ilustrasi tes PCR, Foto: Istimewa

Ilustrasi tes PCR, Foto: Istimewa

Kembali Zona Merah, Pemkab Brebes Upayakan Ini

Kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 karena Pemkab gencar melakukan tes PCR.

Kamis, 03 Desember 2020 | 14:41 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Brebes - Kabupaten Brebes kembali berstatus zona merah. Untuk menekan angka penularan Covid-19, Pemkab berencana melakukan berbagai upaya. Salah satunya mempersiapkan Gedung Islamic Center sebagai tempat isolasi mandiri bagi Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes Djoko Gunawan mengungkapkan kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 karena pihaknya gencar melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di lapangan. Bahkan, dalam seminggu ada sekitar 1.000 orang yang dites PCR.

"Bahkan setiap harinya kurang lebih Dinkes Brebes melakukan 1.000 tes PCR. Sehingga, berpengaruh pada angka positif Covid-19 di Brebes," ungkapnya, Kamis (3/12).

Ia menambahkan, selain melakukan tes PCR, pihaknya juga melakukan operasi yustisi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, hingga saat ini sudah ada 3.500 lebih, warga Brebes yang terjaring dalam operasi yustisi.

"Selain itu, pemkab juga menyiapkan sebanyak 200 kamar tambahan bagi pasien Covid-19. Keberadaannya tersebar di dua rumah sakit, salah satunya di RS Bhakti Asih Jatibarang," jelasnya.

Ia pun menyebut saat ini masih ada 130 kamar bagi pasien Covid-19 di Brebes. Jumlah tersebut tersebar di seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Brebes.

"Untuk pasien yang OTG, nantinya kita siapkan Gedung Islamic Center untuk tempat isolasi. Kapasitas di sana (Islamic Center) berjumlah 66 kamar," tutupnya.

BERITA TERKAIT:
Dinkes Brebes: Warga Jangan Sepelekan Corona
Kembali Zona Merah, Pemkab Brebes Upayakan Ini


tags: #kabupaten brebes #kembali berstatus zona merah #pemkab berencana melakukan berbagai upaya

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI