Amerika Serikat Setuju Jual F-15 dan F-18 ke Indonesia

Amerika Serikat sebenarnya dirayu Indonesia untuk menjual tiga jenis jet tempurnya yakni F-15, F-18 dan F-35.

Jumat, 11 Desember 2020 | 22:41 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Menteri Pertahanan AS Christopher Miller seperti dilansir dari Nikkei-Asia, Jumat (11/12/2020), pekan ini akan datang ke Indonesia untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Dalam kunjungan tersebut menurut sumber pejabat Kementerian Pertahanan, dalam pertemuan itu Miller telah setuju untuk menjual kedua model jet tempur produksi Amerika Serikat yakni F-15 dan F-18 kepada Indonesia. 

BERITA TERKAIT:
Prabowo Apresiasi Aparat terkait Mudik 2025 Berjalan Lancar
Prabowo Tanggapi Isu "Indonesia Gelap": Justru Saya Melihat Indonesia Cerah
Zulhas Dampingi Prabowo Panen Raya di Majalengka: Menuju Swasembada Pangan
Prancis dan Indonesia Perkuat Hubungan Jelang Kunjungan Presiden Macron
Prabowo Subianto Sambut Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam di Istana Merdeka

Meskipun, sebenarnya agenda utama kedatangan Menhan Miller ke Indonesia untuk membahas Laut China Selatan. Selain itu kunjungan itu juga merupakan bagian dari tindak lanjut setelah AS mencabut larangan masuk kepada Prabowo atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu. 

Dicabutnya pelarangan tersebut memungkinkan Menhan Prabowo untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan pejabat Pentagon.

Sedangkan Direktur Jenderal Strategi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Indonesia, Rodon Pedrason mengatakan, hubungan antara RI dengan AS telah membuat China gelisah. "Mereka bertanya, 'Mengapa Anda menerima mereka?' Kami tanggapi secara diplomatis. Kami tidak ingin China atau AS merasa diabaikan," ucap Pedrason dikutip dari Nikkei-Asia.

Selain bertemu dengan Prabowo, Miller juga akan bertemu dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan membahas rencana untuk meningkatkan pelatihan antara kedua pasukan.

Ada beberapa kekhawatiran. kata Pedrason, terkait kebijakan AS mungkin berubah di bawah Joe Biden, yang akan dilantik sebagai presiden bulan depan. Meskipun ia menganggap Washington tidak akan mengingkari kesepakatan yang telah ditandatangani. "Tinggal seberapa siap kita menyediakan anggaran," lanjutnya.

Amerika Serikat sebenarnya dirayu Indonesia untuk menjual tiga jenis jet tempurnya yakni F-15, F-18 dan F-35. Namun, AS akhirnya hanya menyetujui dua model yang dijual karena yang ketiga yakni F-35 bisa memakan waktu pengiriman hingga 10 tahun. F-15 dan F-18 diproduksi oleh perusahaan kedirgantaraan AS McDonnell Douglas dan Boeing.

Indonesia belakangan sebenarnya juga didekati kekuatan besar seperti Prancis, Inggris, Jerman dan NATO untuk membahas Laut Cina Selatan.  Prabowo, kata Pedrason dijadwalkan mengunjungi Inggris awal tahun depan, setelah melakukan lebih dari 20 kunjungan selama setahun terakhir untuk mencari kesepakatan persenjataan yang baik, termasuk di Prancis, Rusia, Turki, dan China.

Miller setelah berkunjung ke Indonesia akan melanjutkan kunjungan ke Manila. Setelah itu ia akan menuju ke Hawaii, di mana ia akan menghadiri pertemuan virtual para Menteri Pertahanan Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) Asia Tenggara dan para mitra blok tersebut.

Kementerian pertahanan di bawah Prabowo, lanjut Pedrason memiliki rencana besar untuk pengadaan lebih dari 100 jet tempur unggul, untuk menambah armada Indonesia yang saat ini yang berjumlah kurang dari 60. "Kami akan memiliki sekitar 170 jet tempur. Itu luar biasa," sambung Pedrason.

Meski begitu, Pedrason tidak mengatakan kapan target itu tercapia, tetapi Indonesia telah menyediakan antara US$ 9 miliar dan US$ 11 miliar untuk persenjataan baru dan peralatan militer selama 20 tahun ke depan. Indonesia juga berencana untuk menerima penawaran pinjaman lunak dari negara-negara seperti Prancis, Turki, China, dan Rusia.

***

tags: #prabowo #indonesia #menteri pertahanan #amerika serikat setuju jual f-15 dan f-18

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI