Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega Ferdiansyah memotong knalpot brOng di depan pos Patwal Alun-alun Simpang Tujuh, Foto: Istimewa

Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega Ferdiansyah memotong knalpot brOng di depan pos Patwal Alun-alun Simpang Tujuh, Foto: Istimewa

Polres Kudus Musnahkan 125 Knalpot Brong 

Polisi juga menertibkan surat kelengkapan kendaraan.

Jumat, 08 Januari 2021 | 12:39 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus - Satlantas Polres Kudus memusnahkan 125 knalpot brong. Pemusnahan dilakukan dengan memotong badan knalpot menggunakan gerinda potong. Knalpot tersebut diambil dari 125 kendaraan yang terjaring razia polisi dalam operasi lilin candi 2020.

KBO Lantas Iptu Upoyo mengatakan ratusan kendaraan diamankan di sejumlah lokasi. Namun sebagian besar kendaraan diamankan di jalur Kudus Citywalk Jalan Sunan.

"Di wilayah Kudus Citywalk Jalan Sunan Kudus menjadi perhatian khusus kami. Lokasi baru yang semestinya untuk hiburan masyarakat Kudus justru digunakan sejumlah pihak untuk kegiatan yang kurang bermanfaat. Dengan menggunakan kendaraan berknalpot brong mereka mondar-mandir tidak jelas,"  ujarnya, Jumat (8/1).

BERITA TERKAIT:
Polres Kudus Musnahkan 125 Knalpot Brong 
Selama 2020, Terjadi 964 Kecelakaan di Kudus
Polres Kudus: Penyalahgunaan Narkoba Turun Selama 2020
Cegah Klaster Corona Saat Libur Natal, Polres Kudus Deteksi Potensi Kerumunan
Polres Kudus: Ayah Ajak Bunuh Diri Anaknya Tak Alami Gangguan Jiwa
Polisi Selidiki Pembunuhan Perempuan di Hotel Kudus
Ada 26 Unit, CCTV di Kudus Perlu Ditambah

Pemusnahan knalpot brong ini, kata dia, sebagai upaya edukasi warga khususnya pengguna jalan. Sebab selain mengganggu ketertiban juga melanggar aturan lalu lintas. "Melanggar pasal 257 ayat 1 UULLAJ. Pelanggar bisa terkena ancaman pidana maksimal 1 bulan atau denda Rp 250 ribu," imbuhnya.

Selain melepas kemudian memusnahkan knalpot brong, ia mengaku pihaknya juga menertibkan surat kelengkapan kendaraan. Bagi pemilik yang tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraan tidak diijinkan untuk membawa motor pulang.

"Kelengkapan kendaraan juga jadi prioritas untuk penindakan ketertiban berlalu lintas. Kendaraan boleh diambil pemilik setelah kendaraan distandarkan dan bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraan," lanjutnya.

Sampai saat ini, pihaknya tetap melakukan penyisiran terkait kendaraan yang berknalpot brong. Untuk mewujudkan ketertiban lalu lintas di Kabupaten Kudus. Pihaknya pun berharap masyarakat Kudus bisa mematuhi aturan berkendara dan berlalu lintas. Agar bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pada 2020 angka kecelakaan lalu lintas yang tercatat di Polres Kudus mengalami penurunan. Dari tahun 2019 sebanyak 968 kasus menjadi 778 kasus. 


tags: #polres kudus #knalpot brong

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI