Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Semarang, di Puskesmas Pandanaran, Rabu (13/1) [foto: Humas Pemprov Jateng]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Semarang, di Puskesmas Pandanaran, Rabu (13/1) [foto: Humas Pemprov Jateng]

Cek Faskes untuk Vaksinasi, Ganjar; Tidak Berarti Protokol Kesehatan Mlempem

Meski vaksin sudah ada, tidak berarti protokol kesehatan mlempem (mengendor-red) ya. Jangan sampai, tetap protokol kesehatan mesti ketat.

Rabu, 13 Januari 2021 | 15:25 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah fasilitas kesehatan (Faskes) Kota Semarang, Rabu (13/1). Kunjungan dilakukan Ganjar untuk mengecek kesiapan vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang akan dilakukan serentak pada Kamis (14/1) besok.

Dua faskes dikunjungi Ganjar di Kota Semarang, yakni Puskesmas Pandanaran dan RSUD Wongsonegoro. Di dua tempat itu, Ganjar melihat persiapan sudah matang dilakukan, mulai penyediaan mekanisme antrean, meja pendaftaran, alat pengecekan kesehatan, tempat vaksinasi hingga ruang tunggu apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Kalau persiapannya saya lihat sudah siap, tadi Kadinkes Kota dan Kadinkes Provinsi sudah kerjasama dengan sejumlah puskesmas dan rumah sakit. Kalau dari sisi prosedur, saya kira tidak sulit karena mereka sudah berpengalaman. Ini kan sebenarnya sama dengan saat kita melakukan imunisasi pada anak-anak, jadi tidak terlalu sulit," umgkap Ganjar.

BERITA TERKAIT:
Cek Faskes untuk Vaksinasi, Ganjar; Tidak Berarti Protokol Kesehatan Mlempem
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Solo Longgarkan Aturan Hajatan
Pasien Covid-19 Kembali Meningkat, Operasi Penegakan Prokes Digiatkan
Video Empat PNS Terpergok Tak Pakai Masker di Balaikota Semarang
Video IDI Jateng Siap Promosikan Protokol Kesehatan di 22 Tempat
Disdik Klaten Prediksikan KBM Tatap Muka di Sekolah Paling Cepat 24 Agustus 2020
Wakapolri: Penyebar Hoax Corona, Langsung Tahan

Ganjar juga memastikan bahwa sistem vaksinasi sudah dibangun secara baik. Siapa-siapa yang mendapatkan vaksin, telah terdaftar secara online melalui aplikasi yang ada. Mereka akan mendapatkan barcode lengkap dengan tempat vaksinasi dan jam pelaksanaannya.

"Sistemnya sudah dibangun dengan baik, pertitik yang melakukan vaksinasi, jumlahnya dibatasi kira-kira 3 kali 15 orang perhari. Jadi, sehari hanya sekitar 45 orang," bebernya. 

Ganjar berharap dengan cara itu maka vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dapat berjalan dengan baik. Ia juga berharap ada percepatan agar para tenaga kesehatan lebih tenang dan percaya diri saat bekerja.

"Tapi meski vaksin sudah ada, Tidak Berarti Protokol Kesehatan mlempem (mengendor-red) ya. Jangan sampai, tetap Protokol Kesehatan mesti ketat," imbuhnya.

Ganjar juga meminta dukungan dari masyarakat terkait suksesnya program vaksinasi. Tidak boleh ada keraguan, karena MUI sudah menerbitkan sertifikasi halal dan BPOM sudah menyampaikan bahwa vaksin sudah oke.

"Jadi tidak ada yang perlu diragukan. Bahkan hari ini, Presiden sudah divaksin, saya lihat listnya ada tokoh agama, pejabat, TNI Polri, artis juga ada. Kita tunjukkan bahwa kita siap melaksanakan vaksinasi. Tidak boleh ada yang ragu, tidak boleh ada yang mendistorsi ini karena ini tidak hanya sekedar kepentingan individu, melainkan bangsa dan negara. Jadi semua harus ikut," pungkas Ganjar

Turut hadir saat Ganjar peninjauan diantaranya yakni Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Muhammad Abdul Hakam
 


tags: #protokol kesehatan #ganjar #vaksinasi #cek faskes # tidak berarti

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI