Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memantau pelaksanaan pembagian BST di Kantor Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Rabu (13/1) [foto: Humas Pemprov Jateng]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memantau pelaksanaan pembagian BST di Kantor Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Rabu (13/1) [foto: Humas Pemprov Jateng]

Ganjar Tegaskan, PPKM Tak Boleh Jadi Alasan Penundaan Penyaluran BST

Ada laporan dari PT POS, sejumlah kepala daerah ragu untuk melakukan pembagian BST karena sedang PPKM. Saya tegaskan nggak usah ragu, tetap saja dibagi.

Rabu, 13 Januari 2021 | 16:48 WIB - Ekonomi
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua daerah di Jawa Tengah segera membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) pada penerima. Meski saat ini sedang diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, namun hal itu tidak boleh menjadi alasan adanya penundaan.

Hal itu diTegaskan Ganjar ketika memantau pelaksanaan pembagian BST di Kantor Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Rabu (13/1). Saat itu, ia mengaku mendapat laporan dari Kantor Regional VI PT POS Jateng-DIY bahwa ada sejumlah kepala daerah yang meminta penundaan pembagian BST hingga masa pemberlakuan PPKM selesai.

Mendapat laporan itu, Ganjar langsung menolak permintaan itu. Ia menegaskan, Tidak boleh PPKM menJadi Alasan Penundaan pemberian hak yang sudah ditunggu masyarakat.

BERITA TERKAIT:
Vaksinasi Nakes di Jateng, Ganjar: Hanya Delapan Orang Alami KIPI
Curah Hujan di Jateng Tinggi, Ganjar Minta Daerah Siaga Bencana
Ganjar Pastikan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Merapi Cukup
Ganjar Sambangi Pengungsi Gunung Merapi di Klaten
Dampingi Pembagian BST di Solo, Ganjar Dorong Mekanisme ''Door to Door''
Kunjungi RSUD Moewardi Solo, Ganjar Dorong Program Terapi Plasma Konvalesen
Bertolak ke Solo, Ganjar Temukan Kendala Sistem Vaksinasi di Puskesmas Manahan

"Ada laporan dari PT POS, sejumlah kepala daerah ragu untuk melakukan pembagian BST karena sedang PPKM. Saya Tegaskan nggak usah ragu, tetap saja dibagi. Tidak perlu menunggu PPKM selesai, hanya saja harus dibatasi," kata Ganjar.

Ganjar meminta daerah bekerjasama dengan PT POS dan aparat terkait seperti TNI/Polri dalam rangka pengaturan itu. Jika memang ada penerima yang tidak mau datang, maka bisa dikerjasamakan dengan TKSK untuk mengantar ke rumah masing-masing.

"Harapan saya ada kerjasama antara kecamatan, Babinsa, Babhinkamtibmas biar semua tertib. Yang penting diatur ketertibannya agar bisa terlaksana dengan baik. Silahkan dibuat rekayasa dengan bentuk apapun, asal jangan ditunda, karena masyarakat memang membutuhkan," ucapnya. 

Ganjar juga meminta kepala daerah ikut mensosialisasikan pada masyarakat siapa yang berhak mendapatkan BST itu. Sebab tahun ini memang agak berbeda dari penyaluran tahun sebelumnya.

"Dibantu sosialisasi, siapa yang berhak, siapa yang tidak. Argumenasinya apa semua sudah tahu, tinggal disampaikan pada masyarakat," tandas dia. 

Turut hadir mendampingi Ganjar saat peninjauan, yaitu Kepala Kantor Regional VI PT POS Jateng-DIY Arifin Muchlis 


tags: #ganjar #tegaskan #ppkm tak boleh #jadi alasan penundaan #penyaluran bst

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI