Banyak yang Mengeluh Aturan Baru, WhatsApp Pastikan Tak Dapat Mengakses Percakapan Pribadi

WhatsApp menyarankan pengguna untuk mengaktifkan opsi pesan sementara, sehingga isi pesan tidak akan bersifat permanen.

Rabu, 13 Januari 2021 | 19:30 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Warganet ramai memberikan pendapat terkait pembaruan Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi baru WhatsApp, bahkan beberapa dari mereka terang terangan meninggalkan platform tersebut. Oleh itu, pihak WhatsApp angkat terkait hal itu. Mereka mengkonfirmasi guna menepis sejumlah dugaan negatif yang beredar di kalangan pengguna platform WhatsApp. 

WhatsApp dalam pernyataan resminya mengungkapkan lima poin, berikut lima pernyataan WhatsApp yang mungkin bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan penggunanya. 

1. WhatsApp dan Facebook tidak dapat melihat pesan pribadi mendengar percakapan telepon Anda WhatsApp menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut tidak akan berdampak pada privasi pesan pengguna. 

BERITA TERKAIT:
Video: Kebijakan Keamanan WhatsApp Menurut Pakar IT Unika
Film “Snowden”, Ungkap Ngerinya Pengintaian Data Dari Internet
Banyak yang Mengeluh Aturan Baru, WhatsApp Pastikan Tak Dapat Mengakses Percakapan Pribadi
WhatsApp Ubah Ketentuan Pengguna, Ketiga Aplikasi Ini Jadi Alternatif Aman
WhatssApp Trending di Twitter, Pengguna Beralih ke Telegram

"Kami ingin memberi kejelasan bahwa pembaruan kebijakan privasi tersebut tidak memengaruhi privasi pesan-pesan yang Anda kirim kepada teman atau keluarga dalam cara apa pun," tulis pihak WhatsApp, dalam keterangan persnya.

Pembaruan tersebut, menurut WhatsApp hanya mencakup perubahan yang berhubungan dengan berkirim pesan ke akun bisnis, yang bersifat opsional di WhatsApp. WhatsApp pun menegaskan dalam kebijakan privasi dan persyaratan layanan baru ini, percakapan pribadi masih menggunakan sistem enkripsi secara end-to-end. 

2. WhatsApp maupun Facebook mengklaim tidak dapat mengakses percakapan pribadi pengguna. Hal tersebut juga berlaku untuk riwayat panggilan telepon di aplikasi. "Kami (WhatsApp) tidak menyimpan atau mencatat pesan dan panggilan yang dilakukan pengguna," terang WhatsApp. 

3. WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook, WhatsApp juga menjanjikan bahwa daftar kontak masih tetap aman. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir jika WhatsApp akan mengakses informasi nomor telepon yang tersimpan. 

4. WhatsApp dan Facebook tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan Informasi soal lokasi pengguna berada serta isi pesan yang berkaitan dengan hal tersebut juga tidak akan dihimpun karena sudah dilengkapi dengan enkripsi end-to-end. Artinya, pihak lain bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat mengaksesnya. 

"Ketika Anda membagikan lokasi dengan seseorang di WhatsApp, lokasi tersebut dilindungi oleh enkripsi end-to-end. Ini berarti tidak seorang pun yang dapat melihat lokasi Anda, kecuali pengguna yang Anda bagikan," beber WhatsApp. 

5. Sama halnya dengan isi pesan pribadi, Grup di WhatsApp tetap bersifat pribadi. Sehingga obrolan grup juga dilindungi oleh enkripsi end-to-end agar terhindar dari penyalahgunaan. 

Sebab, WhatsApp sebelumnya sempat dirumorkan akan menggunakan data ini untuk keperluan iklan. "Kami tidak membagikan data ini dengan Facebook untuk tujuan periklanan. Sekali lagi, chat privat ini terenkripsi secara end-to-end sehingga kami tidak dapat melihat isinya," jelas WhatsApp.

WhatsApp menyarankan pengguna untuk mengaktifkan opsi pesan sementara, sehingga isi pesan tidak akan bersifat permanen. Hal itu perlu dilakukan agar data tetap aman.

"Untuk privasi tambahan, Anda dapat memilih untuk menyetel pesan sementara yang akan hilang dari chat setelah dikirimkan," sambung WhatsApp.

Pengguna disarankan untuk mengunduh data mereka dan melihat informasi apa saja yang diperoleh WhatsApp dari akun tersebut, Sebelum kebijakan ini berlaku pada 8 Februari mendatang.

"Dari dalam aplikasi, Anda dapat mengunduh dan melihat informasi apa yang kami miliki di akun Anda," pungkas WhatsApp.


tags: #whatssapp #data pribadi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI