Jawab Ribka, Menkes: Target Vaksinasi adalah Herd Immunity

Bukan hanya untuk melindungi diri kita pribadi, tapi ini juga untuk melindungi keluarga kita, melindungi tetangga-tetangga kita.

Rabu, 13 Januari 2021 | 18:10 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menanggapi pernyataan anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning yang sempat menyatakan tidak mau menerima vaksin COVID-19 dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (12/1/2021).

Menkes Budi dalam rapat kerja lanjutan bersama Komisi IX DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Rabu (13/1/2021) mengatakan vaksin Covid 19 merupakan barang publik (public good), dibeli oleh uang negara sehingga pemakaian vaksin tersebut harus hati hati.
 
"Tadi saya inget, kemarin, ada anggota dewan yang menyatakan ke saya, ini kan public good ya, jadi musti dipastikan, karena dibeli oleh uang negara, hati-hati bener pemakaiannya, karena ini adalah barang milik publik," ucap Menteri BGS.

Menteri BGS juga menyatakan vaksinasi terkait COVID-19 dimaksudkan untuk melindungi semua orang dengan terciptanya herd immunity di masyarakat. "Bukan hanya untuk melindungi diri kita pribadi, tapi ini juga untuk melindungi keluarga kita, melindungi tetangga-tetangga kita, melindungi rakyat Indonesia dan melindungi manusia di seluruh dunia. Karena memang target vaksinasi adalah herd immunity. Kalau memang tidak tercapai, ya itu tadi, fungsi dari good for the public nya itu tidak pas," ungkapnya.

BERITA TERKAIT:
Tolak Vaksin, Ribka Tjiptaning Dirotasi ke Komisi VII
Jawab Ribka, Menkes: Target Vaksinasi adalah Herd Immunity
Trending di Twitter, Ribka Akui Menangkan Jokowi karena Tugas Partai
Trending di Twitter, Ribka: Pemerintah Dilarang Berbisnis dengan Rakyat

Dalam kesempatan itu, para anggota DPR RI diajak Menkes Budi Sadikin untuk menjadikan vaksin sebagai kebaikan bagi masyarakat (do good for the public). Walau begitu, Menteri BGS mempersilakan anggota DPR untuk menentukan keputusannya terkait vaksin Corona.

"Adalah tugas kami untuk bisa meyakinkan, mengajak bapak ibu untuk bersama-sama menunaikan fitrahnya kita sebagai manusia untuk do good for the public, tapi memang itu kembali juga ke Bapak Ibu sekalian," bebernya.

"Tapi tugas kami untuk memastikan bahwa kita bisa ajak, kita bisa yakinkan Bapak Ibu untuk melakukan ini bukan hanya untuk melindungi diri kita, tapi melindungi keluarga tetangga kita seluruh rakyat Indonesia dan seluruh umat manusia di dunia karena memang fungsinya untuk mengejar herd immunity menahan pandemi ini," terangnya kemudian.

Sebelum sempat viral di media sosial pernyataan anggota Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, menyatakan tidak mau divaksinasi COVID-19. Ribka Tjiptaning juga mengatakan ia dan keluarganya lebih baik dikenai sanksi daripada menerima vaksin Corona.

Ribka menyampaikan hal itu dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa kemarin. 

"Saya tetap tidak mau divaksin (Corona) maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya udah 63 nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," ucap Ribka saat itu.


tags: #ribka tjiptaning #menteri bgs #menteri kesehatan #vaksinasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI