Ilustrasi penerima BST. Foto: Istimewa.

Ilustrasi penerima BST. Foto: Istimewa.

Pemkot Solo Tunda Penyaluran BST Covid-19, Ini Alasannya!

Minggu, 17 Januari 2021 | 19:16 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo - Lantaran masih adanya pemberlakukan penerapa pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menunda penyaluran pencairan bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) bagi warga terdampak Covid-19 di Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengataan bahwa jumlah penerima BST Covid-19 dari Kemensos di Solo, sekitar 61.000 kepala keluarga (KK). Pemkot Solo juga telah menyiapkan sejumlah dana untuk memberikan bantuan warga terdampak Covid-19 lewat dana APBD 2021.

Namun, lantaran masih PPKM, Rudy memutuskan untuk menunda penyaluran BST tersebut. “Kami memutuskan menunda penyaluran BST dari Kemensos bagi warga terdampak Covid-19,” ujarnya, Sabtu (16/1).

BERITA TERKAIT:
Oknum Pedagang di Solo Kedapatan Jual Produk Makanan Kadaluarsa
Pemkot Solo Data Penerima Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Alhamdulillah, Ratusan Warga Eks HP 16 Semanggi Dapat Bantuan Rp 5 Juta
Pemkot Solo Tunda Penyaluran BST Covid-19, Ini Alasannya!
Yakin Lahan yang Ditempati Bukan Milik KAI, Belasan Warga Kandangdoro Solo Tolak Direlokasi
Mulai Hari Ini, PKL-Angkringan di Solo Maksimal Buka Jam Tujuh Malam
Sebanyak 26 Pasar Tradisional di Solo Diberi Sekat Pembatas

Rudy beralasan, jika penyaluran BST tetap dilakukan di tengah kerumunan akan menimbulkan pelanggaran. Kecuali jika Kemensos menghendaki pencairan dengan sistem transfer rekening.

BST kalau ditransfer malah boleh langsung dicairkan. Kalau harus antri, mending saya tunda sampai PPKM selesai,” tegasnya.

Orang nomor satu di Pemkot Solo itu menerangkan bahwa BST Solo seharusnya cair pada tanggal 11 Januari lalu. Akan tetapi, lantaran pada tanggal tersebut masih diberlakukan PPKM, akhirnya penyaluran BST diundur.

“Selama PPKM tidak boleh ada kerumunan. Kalau BST dicairkan pasti warga pada mengantre dan timbulkan kerumunan,” pungkasnya.


tags: #pemkot solo #bst #kemensos #covid-19 #bst covid-19

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI