Ilustrasi hujan abu vulkanik. Foto: Istimewa.

Ilustrasi hujan abu vulkanik. Foto: Istimewa.

Dua Kecamatan di Boyolali Dilanda Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi

Dimungkinkan, hujan abu vulkanik ini terjadi lantaran adanya aktivitas awan panas guguran yang terjadi sekitar pukul 02.37 WIB.

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:06 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Boyolali - Sedikitnya dua wilayah kecamatan Boyolali diguyur hujan Abu vulkanik yang dileuarkan oleh Gunung Merapi. Fenomena hujan Abu vulkanik itu terjadi pada Selasa (19/1/2021) dini hari.

Hujan abu tersebut antara lain terjadi di beberapa desa di wilayah Kecamatan Musuk dan Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali. Wilayah ini berada di lereng Gunung Merapi sisi timur. Adapun, bentuk hujan terlihat begitu tipis.

Abu vulkanik juga terlihat menempel di dedaunan, jalan serta barang-barang yang ada di luar rumah. Kondisi jalan, dedaunan dan sebagian atap rumah warga pun terlihat berwarna memutih karena tertutup Abu vulkanik tersebut.

BERITA TERKAIT:
Pagi Tadi, Gunung Merapi Kembali Erupsi
Gunung Merapi Semburkan Tiga Kali Guguran Awan Panas Pagi ini
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Lava Pijar
Gunung Merapi Siang Ini Kembali Luncurkan Awan Panas
Dalam 12 Jam, Merapi Muntahkan 81 Lava Pijar
Selama 12 Jam, Merapi Luncurkan 22 Kali Lava Pijar
Hari Ini, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

Salah seorang warga, Sartono (45) mengaku bangun tidur untuk menjalankan shalat subuh pukul 04.00 WIB. Kemudian dia ke kebun untuk memetik bunga mawar. "Ternyata kondisinya sudah hujan abu, di bunga mawar juga sudah menempel abu seperti ini," tuturnya, Selasa (19/1/2021).

Sementara itu, Darsono yang juga warga setempat, mengaku terbangun lantaran mendengar suara gemuruh. Kemudian, sekitar pukul 03.00 WIB, terjadi hujan abu. "Iya, dengar ada suara gemuruh, terus hujan abu," sambungnya.

Dimungkinkan, hujan Abu vulkanik ini terjadi lantaran adanya aktivitas awan panas guguran yang terjadi sekitar pukul 02.37 WIB. Pasalnya, berdasarkan data dari BPPTKG, terjadi awan panas guguran satu kali dengan tinggi kolom 500 meter di atas puncak angin bertiup ke timur serta memiliki jarak luncur 1.800 meter ke Kali Krasak dan Boyong.

Menurut keterangan warga lainnya, Tumin (60) menerangkan bahwa saat ia bangun sudah ada suara hujan debu. "Hujan abu tadi sekitar pukul 03.00 WIB, saya bangun tidur keluar rumah sudah kemritik, ternyata hujan abu," ujarnya.


tags: #gunung merapi #hujan abu vulkanik #erupsi gunung merapi #kabupaten boyolali #abu vulkanik

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI