Daerah 3T di Sumatera, NTB dan NTT Kini Telah Diselimuti Signal 4G

Adanya teknologi broadband dan digital yang tersedia di wilayah 3T ini dapat mengembangkan dan memberdayakan aktivitas perekonomian serta sosial budaya masyarakat setempat.

Rabu, 20 Januari 2021 | 20:33 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur kini telah diselimuti sinyal 4G. Tercapainya hal itu merupakan kerjasama antara pemerintah bersama Huawei dan Telkomsel.

daerah 3T tersebut menjadi fokus pengembangan jaringan 4G yang dilakukan Huawei dan Telkomsel melalui program yang digelar Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Daerah tersebut pada awalnya hanya mendapatkan sinyal 2G, agar daerah itu menjadi terpancar sinyal 4G diperlukan sekitar 1.000 Base Transceiver Station (BTS) Universal Service Obligation (USO) disebar di Sumatera, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

BERITA TERKAIT:
Daerah 3T di Sumatera, NTB dan NTT Kini Telah Diselimuti Signal 4G

Adanya peningkatan akses dari 2G ke 4G itu, masyarakat setempat diharapkan bisa menjalankan aktivitas belajar-mengajar yang dilakukan secara online, dampak dari pandemi COVID-19. Seperti diketahui di saat pandemi ini pemerintah memberi imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), hal itu dilakukan guna memutus penyebaran virus Corona.

"Selain membantu dunia pendidikan di kawasan 3T dengan terselenggaranya PJJ, peningkatan teknologi jaringan ini diharapkan juga mampu mendorong transformasi digital masyarakat sesuai dengan program pembangunan sosial negara Indonesia," ucap VP Network Development Telkomsel Juanita Erawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/1/2021).

Adanya teknologi broadband dan digital yang tersedia di wilayah 3T ini dapat mengembangkan dan memberdayakan aktivitas perekonomian serta sosial budaya masyarakat setempat.

Bagi Huawei, turut terlibat dalam memperluas akses internet ke daerah-daerah pelosok merupakan komitmen perusahaannya dalam mendukung tercapainya visi Indonesia menjadi salah satu negara terdepan melalui tersedianya infrastruktur teknologi.

"Di Indonesia, sinergi bersama Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas broadband untuk mendukung PJJ maupun aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat di wilayah perdesaan di Sumatera, NTT dan NTB melengkapi program-program yang telah kami hadirkan sebelumnya bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perguruan tinggi-perguruan tinggi, sekolah kejuruan, hingga pondok pesantren yang bertujuan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan belajar-mengajar di berbagai situasi, termasuk pandemi ini," tutur Project Manager Huawei Indonesia Yang Jiang.


tags: #daerah 3t #ntt #ntb #telkomsel #huawei

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI