Ilustrasi rokok ilegal, Foto: Istimewa

Ilustrasi rokok ilegal, Foto: Istimewa

Bea Cukai Gerebek Rumah Penimbun Rokok Ilegal di Demak

Apabila ingin bisnis di bidang produksi hasil tembakau, disarankan secara legal dengan mengajukan perizinan ke Bea Cukai Kudus tanpa dipungut biaya.

Minggu, 21 Februari 2021 | 09:40 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Demak - Tim Gabungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus bersama Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY menggerebek rumah penimbun rokok ilegal di Kabupaten Demak. Penggerebekan rumah yang menyimpan rokok ilegal pada Kamis (18/2) tersebut berawal dari penindakan terhadap sebuah truk yang didapati membongkar rokok ilegal di sebuah rumah di Demak pada hari yang sama.

Untuk itu, petugas juga memeriksa rumah tersebut yang ternyata digunakan untuk menimbun rokok ilegal. "Hasilnya, dari rumah tersebut ditemukan rokok ilegal sebanyak 448.000 batang jenis sigaret kretek mesin (SKM)," ungkap Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Gatot Sugeng Wibowo, Minggu (21/2).

Ia menyebut potensi kerugian negar mencapai Rp300,30 juta dari total nilai barang yang diperkirakan mencapai Rp456,96 juta.

BERITA TERKAIT:
Kejar Penyelundup Rokok Ilegal, Petugas Bea Cukai Dikeroyok Belasan OTK
Bea Cukai Jateng DIY Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dari Berbagai Daerah
Tim Gabungan Bea Cukai Gagalkan Upaya Pengiriman Rokok Ilegal di Salatiga
Bea Cukai Gerebek Rumah Penimbun Rokok Ilegal di Demak
Bea Cukai Jateng dan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas di Pelabuhan Kendal
Bea Cukai Malang Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat PJT
Bea Cukai Jateng-DIY Gagalkan Pengiriman 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal

rokok ilegal yang berhasil diamankan petugas tersebut, di antaranya bermerek "ABS Bold" dan merek "Hima Black". Kedua merk tersebut dilekati pita cukai diduga palsu jenis sigaret kretek tangan (SKT).

Semua barang bukti, kata dia, baik berupa kendaraan maupun rokok ilegal, termasuk dua orang berinisial S dan M yang terlibat diamankan oleh tim gabungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Meskipun masa pandemi COVID-19, tim Bea Cukai Kudus tidak pernah berhenti mengawasi peredaran rokok ilegal serta mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba-coba melakukan bisnis rokok secara ilegal karena akan ditindak tanpa ada kompromi.

Apabila ingin bisnis di bidang produksi hasil tembakau, ia menyarankan secara legal dengan mengajukan perizinan ke Bea Cukai Kudus tanpa dipungut biaya. Bahkan, pengusaha rokok golongan III yang berada di kawasan industri hasil tembakau juga mendapatkan kemudahan dalam memproduksi rokok jenis SKM.

Tanpa harus mengeluarkan modal yang besar untuk membeli mesin, lanjutnya, mereka sudah bisa memproduksi dengan cara menyewa mesin yang sudah tersedia di Kawasan Industri Kecil Hasil Tembakau (KIHT), sedangkan pengurusan izinnya juga cukup mudah.

Salah satu KIHT yang sudah menyediakan mesin produksi rokok, yakni di KIHT Kudus. Tercatat sudah ada beberapa pengusaha rokok yang berada di kawasan tersebut mengajukan izin produksi rokok jenis SKM.


tags: #bea cukai #rokok ilegal #kabupaten demak

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI