Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Foto: Istimewa

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Foto: Istimewa

Ini Respon Ganjar Soal Pemerintah Bakal Gelar Belajar Tatap Muka Mulai Juli 2021

Pemetaan daerah sesuai zona juga sangat penting dipertimbangkan dalam keputusan ini.

Jumat, 26 Februari 2021 | 07:28 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Pemerintah merencanakan akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli 2021. Hal itu menyusul setelah dilakukannya vaksinasi terhadap guru di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo belum mengambil keputusan terkait rencana itu. Sebab, dirinya akan memastikan betul, apakah Juli 2021 proses vaksinasi sudah selesai semuanya untuk para guru.

"Belum, saya belum mengambil keputusan. Akan saya cek dulu apakah pada jadwal itu sudah semuanya divaksin. Tapi, seandainya percepatan dilakukan, saya setuju. Tapi tidak semuanya lho, polanya nanti harus uji coba dulu," kata Ganjar, saar ditemui di kantornya, Kamis 25/2.

BERITA TERKAIT:
Bersama Musisi Ternama, Ganjar Jadikan Borobudur sebagai Pusat Musik Dunia
Buka Musda MUI Jateng, Ganjar: Sinergi Penyelesaian Masalah Harus Berlanjut
Popda Jateng 2021 Resmi Digelar Secara Hybrid, 8 Cabor Dihelat Virtual
Ganjar akan Kirim Donasi untuk NTT Hasil Konser Virtual Bank Jateng
Gandeng FKUB, Ganjar Tunjukkan Kedamaian Kerukunan Umat Beragama di Jateng
Cek Gudang Bulog di Klaten, Ganjar Temukan Fakta Serapan Gabah Petani Rendah
Ganjar Ingatkan Pemda Hati-Hati Soal Perencanaan Keuangan pada Masa Pandemi

Ganjar sendiri meminta pemerintah betul-betul memperhitungkan kebijakan tentang belajar tatap muka ini. Sebab jika yang divaksin hanya gurunya, maka kebijakan ini masih rawan.

"Bagaimana dengan siswanya? Ingat ya, SMK saya saat uji coba dulu satu sekolahan kena semuanya, ya gurunya ya siswanya. Maka nanti siswanya ikut disuntik vaksin apa tidak. Maka saya usul siswanya juga divaksin, baru pembelajaran tatap muka bisa dilakukan," tegasnya.

Tak hanya soal vaksinasi, pemetaan daerah sesuai zona juga sangat penting dipertimbangkan dalam keputusan ini. Daerah-daerah dengan resiko tinggi harus mendapat pengecualian.

"Kalau daerah yang aman boleh, tapi harus uji coba dulu. Nanti kami akan lakukan uji coba lagi, karena dari pengalaman kami, SMK Jateng yang kita uji coba ketat saja bisa kena," ungkap dia

Ganjar menegaskan bahwa vaksinasi kepada guru di Indonesia belum menjadi jaminan pembelajaran tatap muka bisa berjalan aman.

"Kalau gurunya saja yang divaksin, belum menjadi alasan yang cukup untuk membuka kelas tatap muka. Maka kalau boleh saya usul, siswanya juga divaksin, baru mereka yang sudah divaksin itu bisa menggelar belajar tatap muka," tandas Ganjar

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, pemberian vaksin untuk tenaga pendidikan di Indonesia ditargetkan rampung pada Juni 2021. Dengan begitu, maka proses belajar mengajar tatap muka bisa digelar pada Juli 2021 dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.


tags: #ganjar #jawa tengah #ptm

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI