Tim SAR dari Jajaran POS SAR Surakarta saat mencari korban tenggelam Sri Wiyanto, Senin 1/3/2021. (Foto: Badan SAR Nasional Semarang)

Tim SAR dari Jajaran POS SAR Surakarta saat mencari korban tenggelam Sri Wiyanto, Senin 1/3/2021. (Foto: Badan SAR Nasional Semarang)

Tanpa Sebab Jelas, Seorang Warga Klaten Nekat Ceburkan Diri ke Sungai di Sukoharjo

korban sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti diatas jembatan pondok selajutnya korban loncat.

Senin, 01 Maret 2021 | 14:07 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Sukoharjo - Seorang pria warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah nekat menceburkan diri ke daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, di desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu (28/2/2021) kemarin. Belum diketahui motif korban nekat menceburkan diri ke sungai.

Kepala Badan SAR Nasional Semarang Nur Yahya mengatakan korban yang nekat menceburkan diri ke sungai bernama Sri Wiyanto (46) warga Badran, Desa Serenan, Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Korban menceburkan diri ke sungai pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 wib.

"Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor dan berhenti diatas jembatan pondok selajutnya korban loncat dari atas jembatan hanyut tenggelam," kata Yahya, saat dikonfirmasi, pada Senin 1/3/2021 siang

BERITA TERKAIT:
Ceburkan Diri ke Sungai di Sukoharjo, Seorang Warga Klaten Ditemukan Meninggal
Tanpa Sebab Jelas, Seorang Warga Klaten Nekat Ceburkan Diri ke Sungai di Sukoharjo

Yahya menuturkan, beruntung peristiwa tersebut diketahui oleh salah seorang warga setempat yang saat itu sedang memancing. Saksi pun selanjutnya meminta tolong kepada para warga untuk proses evakuasi. Namun pada hari itu korban belum ditemukan. Warga pun akhirnya melapor ke SAR Semarang untuk proses pencarian.

"Belum ada yang tahu masalah apa yang membuat Wijayanto tega loncat dan ingin mengakhiri hidupnya" ucapnya

Dirinya melanjutkan, dia yang mendapat laporan itu langsung memerintahkan anggota SAR dari pos SAR Surakarta untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan disertai peralatan SAR air

"Operasi pencarian tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 Searcah Rescue Unit ( SRU) SRU 1 dengan metode penyisiran dengan perahu karet dari jembatan pondok sampai jembatan Bacem dan SRU 2 penyisiran bibir sungai dari tempat kejadian hingga jembatan Bacem" jelas dia

"Kondisi ketinggian permukaan air sungai dengan jembatan pondok kurang lebih 7 meter,  kedalaman sungai saat ini kurang lebih 3 meter dan lebar mencapai 12 meter, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan" tandas Yahya


tags: #menceburkan diri ke sungai #sri wiyanto #jembatan #sukoharjo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI