Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Ada Peran Wapres dalam Pencabutan Lampiran Perpres Miras

Wapres sempat mempertanyakan dan menyinggung soal kebijakan miras ini.

Selasa, 02 Maret 2021 | 16:59 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol, akhirnya dicabut oleh Presiden Joko Widodo. Dalam prosesnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi salah satu pengusul atas pencabutan lampiran Perpres itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, Selasa (2/3/2021). "Salah satunya. Mengusulkan ya. Wapres mengusulkan agar dicabut karena memang itu berdasarkan aspirasi hasil koordinasi antara Wapres dengan pimpinan-pimpinan ormas," ucap Masduki. 

Wapres Ma'ruf Amin, menurut Masduki tidak mengetahui adanya lampiran Perpres soal investasi miras sebelum aturan tersebut ramai diperbincangkan di media. Ma'ruf Amin, kata Masduki juga sempat kaget saat mendengar adanya aturan itu.

BERITA TERKAIT:
Wapres: Kartu PraKerja Insya Allah Dilanjutkan Hingga 2022
Ada Peran Wapres dalam Pencabutan Lampiran Perpres Miras
Wapres Resmikan Sentra Kreasi ATENSI di Bekasi
Bamsoet Dorong MA Maksimalkan Penerapan e-Court dan e-Litigation
114 Orang di Lingkungan Setwapres, Hari Ini Disuntik Vaksin
Wapres Sambut Baik Gagasan Pertemuan Dirinya dengan HRS
Wapres: BMT Memiliki Potensi Menggerakan Ekonomi Indonesia Lewat UMKM

"Belum belum belum belum. Karena lampiran itu belum banyak orang yang tahu. Dan Wapres juga tidak diberi tahu. Makanya Wapres kaget itu begitu ada pemberitaan seperti itu. Wapres kaget, kok saya nggak tahu persoalan ini," katanya.

Masduki lebih lanjut mengatakan dalam tiga hari terakhir Wapres Ma'ruf Amin tidak berdiam diri terhadap adanya polemik mengenai investasi miras. Wapres Ma'ruf, sambungnya ikut melakukan koordinasi dengan sejumlah ormas islam.

"Jadi gini, itu dalam 3 hari terakhir, Wapres ini kan terus berkoordinasi dengan MUI, dengan teman-teman PBNU, dengan Muhammadiyah dan ormas-ormas lain sehingga akhirnya Wapres merasa ini memang ada yang salah dari dibukanya izin dari industri miras itu ya," lanjutnya.

Pihak Wapres, dijelaskan Masduki tidak tinggal diam saat banyak masyarakat menentang adanya aturan mengenai investasi miras di provinsi di Indonesia. Menurutnya, tim Wapres terus bekerja untuk mencari solusi dari polemik yang ada.

"Kita kan juga mau berbicara apa saja kan tidak enak dalam kondisi seperti itu. Maka ya akan lebih baik diam tapi bekerja. Bekerja untuk gimana agar izin itu dicabut gitu ya, lampiran mengenai izin miras itu gimana supaya dicabut, kan itu intinya," tegas Masduki.

Wapres Ma'ruf Amin, ucap Masduki sempat menggelar rapat terbatas bersama menteri terkait. Di situ, menurutnya, Ma'ruf Amin sempat mempertanyakan dan menyinggung perihal kebijakan investasi miras.

Tim SetWapres juga sempat menghubungi Menteri BKPM Bahlil Lahadalia. Dalam pembicaraan itu juga dibahas terkait keresahan warga terhadap adanya aturan terkait investasi miras.

"Wapres sempat mempertanyakan dan menyinggung soal kebijakan miras ini. Hadir di situ adalah menko ekonomi, wakil menteri kesehatan dan menteri BUMN," kata Masduki.

Wapres, lanjut Masduki, sempat melakukan pertemuan bersama Presiden Jokowi untuk menguatkan tekad Jokowi mencabut lampiran perpes soal investasi miras. "Dan hari ini juga tadi sebelum dicabut Wapres bertemu 4 mata, membicarakan, menguatkan terhadap yang sudah menjadi masukan dari berbagai kelompok masyarakat dari menteri dan semuanya kepada presiden, sehingga presiden sangat yakin ini memang mesti dicabut," bebernya.
 


tags: #wapres #juru bicara #miras #perpres #bkpm

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI