Ilustrasi

Ilustrasi

Dua Hari KBM di Sekolah, Siswa dan Guru SMKN Bengkulu Positif COVID-19

Pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh sekolah dan menutup ruang praktek kelistrikan hingga saat ini. 

Selasa, 02 Maret 2021 | 18:02 WIB - Kesehatan
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Bengkulu- Baru berjalan dua hari kegiatan belajar tatap muka di sebuah sekolah di Bengkulu, seorang siswa dan gurunya dinyatakan positif Covid-19.

Kejadian tersebut terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Bengkulu. "Pada hari kedua tatap muka siswa mengikuti proses praktik di bengkel kelistrikan," ucap Kepala Sekolah SMKN 2 Bengkulu Sulasman, Selasa (2/3/2021). 

Sulasman bercerita, usai melakukan program praktek dan pulang ke rumah, siswa tersebut kedatangan tamu yang ternyata setelah dilakukan penelusuran positif Covid-19

BERITA TERKAIT:
Dua Hari KBM di Sekolah, Siswa dan Guru SMKN Bengkulu Positif COVID-19
Pemkot Yogyakarta Putuskan Pembelajaran Sekolah di Semeter Dua Tetap Daring
5.865 Siswa di Kudus Akan Diberi Pelindung Wajah

Keesokan harinyanya siswa yang kedatangan tamu itu meminta izin untuk tidak hadir ke sekolah, dan setelah diperiksa siswa tersebut juga dinyatakan positif Covid-19.

Setelah mengetahui hal tersebut, lanjut Sulasman pihaknya melakukan tracking dan melakukan tes cepat kepada dua guru dan 18 teman kelas siswa tersebut. 

Dan dari hasil tes itu diketahui 18 teman korban dinyatakan negatif sedangkan satu guru yang berinteraksi dengan siswa saat praktik ternyata positif. 

Mengetahui hal tersebut, Sulasman mengatakan pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh sekolah dan menutup ruang praktek kelistrikan hingga saat ini. 

Selain itu, sejak 17 Februari 2021 anak kelas tersebut tidak diperbolehkan melakukan kegiatan belajar tatap muka dan harus mengikuti pembelajaran secara daring. "Namun minggu depan para siswa yang dinyatakan negatif tersebut akan diperbolehkan mengikuti belajar tatap muka," sambungnya.

Hingga saat ini, sambung Sulasman siswa dan guru yang positif Covid-19 tidak memiliki keluhan seperti batuk, pilek dan demam. Keduanya hanya melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing dengan diawasi oleh anggota puskesmas didaerah rumah pasien.


tags: #kegiatan belajar mengajar #tatap muka #covid-19 #smkn

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI