Anggota DPD RI Asal Papua Dr. Filep Wamafma.

Anggota DPD RI Asal Papua Dr. Filep Wamafma.

Anggota DPD Papua Apresiasi Pencabutan Perpres Miras

Keputusan Bapak Presiden telah menyelamatkan umat manusia dari kerusakan.

Selasa, 02 Maret 2021 | 18:45 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Anggota DPD RI Asal Papua Dr. Filep Wamafma memberikan apresiasi atas dicabutnya kembali Perpres tentang legalisasi Minuman Keras oleh Presiden Joko Widodo. 

"Saya selaku senator Papua Barat mengapresiasi sikap presiden yang telah mencabut Perpres tersebut. Apalagi salah satu provinsi target investasi adalah Papua," ungkap senator Filep kepada awak media, pada Selasa (2/3/2021).

Sebelumnya presiden Joko Widodo mencabut izin investasi legalisasi miras yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. 

BERITA TERKAIT:
Penutupan UKW Wartawan Parlemen, Jurnalis Diharapkan Beri Optimisme Kepada Masyarakat
Ketua DPD RI Minta BPBD Antisipasi Letusan Merapi
Pembebasan PPnBM, Komite IV DPD: Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional
Anggota DPD Papua Apresiasi Pencabutan Perpres Miras
DPD RI Apresiasi Penemuan VakNus dan Genose
Kunker Komite IV DPD Awasi Manfaat Program PEN UMKM di Magelang
DPD Apresiasi Wacana Borobudur sebagai Pusat Ibadah Umat Budha Dubia

Awalnya Perpres tersebut diteken kepala negara pada 2 Februari 2021. Namun, sejak ditandatanganinya Perpres miras tersebut, gejolak penolakan dari masyarakat memang terus menguat. Tidak hanya datang dari tokoh agama, tokoh masyarkat, politisi, aktivis bahkan masyarakat pada umumnya menyuarakan ketidaksetujuan atas kebijakan tersebut.

"Keputusan Bapak Presiden telah menyelamatkan umat manusia dari kerusakan. Dan kami juga berhadap bapak presiden segera mengevaluasi pihak-pihak terkait yang meloloskan produk hukum ini. Sesungguhnya tanpa perlu berpikir panjang, jelas Perpres ini sangat tidak berpihak pada masyarakat." kata Filep yang gencar menolal Perspres miras itu. 

Senator Filep Wamafma juga menyampaikan bahwa fokus investasi tak hanya mempertimbangkan soal perputaran uang di daerah. Namun, ia menyebut bahwa azas kebermanfaatan seharusnya menjadi pertimbangan utama. 


tags: #dpd ri #perpres #miras #papua barat

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI