Pasien Covid-19 di Wonogiri mengamuk di ruang isolasi. Foto: Istimewa/Polres Wonogiri.

Pasien Covid-19 di Wonogiri mengamuk di ruang isolasi. Foto: Istimewa/Polres Wonogiri.

Diduga Tertekan, Pasien Covid-19 di Wonogiri Mengamuk hingga Bentak Perawat

Pasien tersebut mengamuk lantaran meminta pulang paksa dengan alasan tertekan.

Selasa, 09 Maret 2021 | 15:25 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Wonogiri - Salah satu rumah sakit di Wonogiri, Jawa Tengah, terpaksa meminta bantuan polisi lantaran ada seorang pasien positif Covid-19 yang mengamuk dan membentak perawat di RS itu, Selasa (9/3/2021). Bahkan, pasien itu juga sempat mengacak-acak isi ruangan yang berada di rumah sakit tersebut.

Kasat Sabhara Polres Wonogiri AKP Sugihantoro menerangkan bahwa pihaknya melakukan penenangan dan edukasi kepada pasien yang sedang mengamuk di lokasi. “pasien cukup emosional. Barang-barang yang ada di sekitar kasur sempat dilemparkan di ruangan itu. Selain itu, pasien tersebut juga berteriak-teriak di ruang isolasi. Itu yang membuat paramedis di sana panik dan akhirnya menghubungi kepolisian,” tutur Sugihantoro, Selasa (9/3/2021).

Dalam kejadian itu, Sugihantoro memastikan tidak ada korban luka. Ia menyebut, pasien akhirnya bisa menerima pemahaman bahwa yang bersangkutan harus menjalani protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Hal tersebut demi melindungi masyarakat lain yang ada di sekitarnya.

BERITA TERKAIT:
Handoyo: Belajar dari Kasus di india, Kita Harus Tingkatkan Kewaspadaan
SPBU Terlangu Diresmikan, Bupati Brebes: Beri Dampak Positif Ekonomi Warga di Tengah Pandemi Covid-19
Antisipasi Masuknya Pemudik, Ganjar Siapkan Tim Gabungan di Perbatasan Jateng
Di Tengah Pandemi Covid-19, Ketua Kadin Brebes: Situasi Ekonomi Relatif Masih Stabil
Seorang Penderita Covid-19 di Jepang, Sukses Jalani Cangkok Paru-paru
Tangsel Satu-Satunya Wilayah Zona Merah Covid-19 di Jawa
Kasus Covid-19 di India Meningkat, Indonesia Kehilangan 10 Juta Vaksin

Sugihantoro menerangkan, penyebab mengamuknya pasien itu lantaran belum bisa menerima kondisinya yang harus dirawat di rumah sakit karena bergejala. Saat sudah diberikan edukasi, pasien akhirnya kembali tenang. “Orang kalau mengetahui statusnya positif Covid-19 pasti kan panik. Kita berikan pemahaman sampai akhirnya tenang,” sambung Sugihantoro.

Terpisah, Kasubag Humas AKP Suwondo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing menerangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di RS Medika Mulya Wonogiri pagi tadi. “pasien itu asal Kecamatan Ngadirojo. Dia dinyatakan positif Corona pada 5 Maret lalu berdasarkan hasil uji PCR yang dilakukan dan sudah dirawat sejak tujuh hari lalu,” ujarnya.

Suwondo mengatakan, ulah pasien itu terhenti setelah Timsus Harimau Polres Wonogiri berupaya menenangkan pria itu di ruang isolasi. Selain melakukan pengamanan, Timsus Harimau juga berupaya menenangkan si pasien.

Suwondo menjelaskan, pasien tersebut mengamuk lantaran meminta pulang paksa dengan alasan tertekan. Tak hanya itu, saudara pasien tersebut juga meninggal karena penyakit paru-paru beberapa waktu lalu. “pasien mengamuk hebat memaksa untuk bisa pulang. Dokter dan perawat di sana sudah memberikan edukasi sebenarnya. Bahkan sampai istrinya dihubungi supaya bisa membantu menenangkan pasien itu sampai akhirnya kepolisian ikut membantu menenangkan,” tandas Suwondo.


tags: #covid-19 #pasien #wonogiri #mengamuk

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI