Mayat bayi yang ditemukan di Sragen dievakuasi. Foto: Istimewa/Foto: dok BPBD Sragen.

Mayat bayi yang ditemukan di Sragen dievakuasi. Foto: Istimewa/Foto: dok BPBD Sragen.

Mayat Bayi Ditemukan Nyangkut di Parit Sragen, Diduga Hasil Aborsi

Saat ini mayat bayi malang itu sudah dievakuasi ke RSUD Sragen.

Senin, 15 Maret 2021 | 11:52 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sragen - Warga Dukuh Wonowoso, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, dihebohkan dengan penemuan mayat bayi di sebuah tas di parit. Senin (15/3/2021). Diketahui mayat bayi itu kali pertama ditemukan oleh seorang petani setempat. Diduga mayat bayi berjenis kelamin perempuan tersebut merupakan hasil aborsi.

Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi membenarkan informasi penemuan mayat bayi tersebut. "Benar tadi ada temuan bayi dalam kondisi sudah meninggal, saat ini sudah dievakuasi," tuturnya, Senin (15/3/2021).

mayat bayi malang itu, terang Mashadi, ditemukan oleh salah seorang petani yang hendak menggarap sawahnya. Petani itu, lanjut dia, mendapati mayat bayi itu di aliran parit Dukuh Wonowoso, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi.

BERITA TERKAIT:
Fauziyyah Rahma, Atlet Renang Asal Sragen Sabet Dua Medali PON Papua
Rumah Bapak-Anak di Sragen Hangus Terbakar, Kerugian Rp 50 Juta
Sepi Pasien, Tempat Isoter di Sragen Tetap Beroperasi
Bupati Sragen Lepas 21 Atlet Paralimpik untuk Berlaga di Papernas XVI Papua
Sragen Kesulitan Kejar Target 70 Persen Vaksinasi, Ini Sebabnya
Kronologi KA Gasak Mobil di Sragen yang Tewaskan Dua Orang
Mobil Tertabrak Kereta Api di Sragen, Dua Orang Tewas

Mashadi menjelaskan, saat itu petani tersebut melihat tas hitam yang tersangkut di saluran irigasi dekat sawahnya. "Kemudian dibuka ternyata ada isinya bayi, lalu ditaruh di darat," jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, polisi bersama petugas Puskesmas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan. Hasilnya, bayi tersebut diduga merupakan hasil aborsi yang dibuang pada malam hari sebelum ditemukan. "Dugaan dibuang kurang lebih jam 1 malam. Saat ini bayi sudah dievakuasi ke RSUD Sragen," sambungnya.

Mashadi menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku pembuangan mayat bayi malang tersebut. "Bayi perempuan, umurnya sekitar 7 bulan (kandungan). Masih utuh ada tali pusar dan ari-ari. Indikasinya memang lahir dipaksakan atau aborsi," pungkas Mashadi.


tags: #sragen #aborsi #mayat bayi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI