Ilustrasi penggembokan kendaraan. Foto: Istimewa.

Ilustrasi penggembokan kendaraan. Foto: Istimewa.

Parkir Sembarangan, Puluhan Kendaraan di Solo Digembok Petugas

Untuk membuka gembok, pemilik kendaraan dikenakan denda Rp 100 ribu dan dibayarkan di kantor dishub.

Selasa, 23 Maret 2021 | 10:29 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo - Petugas gabungan menggelar operasi kendaraan yang nekat melanggar rambu larangan parkir, Senin (22/3/2021). Razia itu menyasar kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Jawa Tengah. Dalam operasi itu, petugas memberikan sanksi tegas dengan cara menggembok kendaraan yang kedapatan melanggar rambu lalu lintas larangan parkir.

Kabid Perparkiran Dishub Kota Surakarta Henry Satya menerangkan bahwa pemberian sanksi tersebut diharapkan bisa memberikan efek jera bagi pelanggar. Dengan tertib parkir, kelancaran lalu lintas bisa terjaga.

BERITA TERKAIT:
319.093 Kendaraan Tinggalkan Jakarta selama Musim Mudik Lebaran 1445 H
Alami Insiden, Seorang Pengguna Maxim di Semarang Terima Santunan Lebih Dari Rp6 Juta
Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim, Libatkan Lima Kendaraan
Sepanjang 2023, 40 Insiden Kecelakaan Kereta vs Kendaraan Terjadi Wilayah Kerja KAI Daop 4 
Selama Operasi Keselamatan Polri, Sebanyak 86.437 Kendaraan Ditilang

"kendaraan yang digembok atau diderek jelas melanggar aturan. Kami dapat laporan dari KAI (Kereta Api Indonesia) ada kendaraan yang mengganggu jalan kereta karena terparkir di atas rel," tuturnya, Senin (22/3/2021).

Pria yang akrab disapa Henry itu mengaku bahwa pihaknya sering melakukan kegiatan serupa di sejumlah titik lainnya untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan.

Salah seorang pelanggar, Widyo (45) mengaku tak mengetahui ada operasi tersebut. “Saya tidak tahu kalau ada operasi seperti ini. Baru beberapa menit (parkir) di sini (Jalan Mayor Sunaryo), motor langsung digembok,” ujarnya.

Widyo mengaku kapok parkir sembarangan. Namun, ia mengaku menyayangkan lantaran operasi tersebut terkesan tiba-tiba. "Pastinya jera. Namun kalau mau tertib, seharusnya (razia) dilakukan rutin, bukannya berkala. Harusnya ada pos penjagaan di sekitar sini, kalau mau semuanya benar-benar tertib," sambungnya.

Sebagai informasi, untuk membuka gembok, pemilik kendaraan dikenakan denda Rp 100 ribu dan dibayarkan di kantor dishub.

***

tags: #kendaraan #solo #parkir #operasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI