Ilustrasi.

Ilustrasi.

Tok, Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Pemerintah, akan memberlakukan larangan mudik Lebaran yang akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Jumat, 26 Maret 2021 | 11:59 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Berdasarkan rapat tingkat menteri, akhirnya Pemerintah memutuskan melarang mudik Lebaran tahun 2021. Larangan tersebut berlaku untuk semua pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan enteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers secara virtual, usai rapat, Jumat (26/3/2021).

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," kata Muhadjir. 

BERITA TERKAIT:
Tok, Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021
Jubir Kemenkes: Vaksin yang Disuntikkan ke Masyarakat Tak Lewati Batas Waktu Berlaku
Pemerintah Pekan Depan Membehas Investasi dengan Tesla
Normal Baru, Solo Izinkan Resepsi Pernikahan Sesuai Protokol Kesehatan

Muhadjir mengatakan keputusan tersebut diambil mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru. 

Pemerintah, tandas Muhadjir akan memberlakukan larangan mudik Lebaran yang akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021. "Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," ujarnya. 

Aturan-aturan yang menunjang peniadaan mudik tersebut, imbuhnya Muhadjir akan diatur oleh kementerian/lembaga terkait, termasuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19. "Di dalamnya akan diatur mengenai langkah-langkah pengawasannya oleh TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Pemerintah daerah, dan lain-lain," ucapnya. 

Meskipun cuti bersama Idul Fitri tetap ada, yakni satu hari, tapi ditegaskan Muhadjir, tidak boleh ada aktivitas mudik yang dilakukan.


tags: #pemerintah #mudik #asn #tni #polri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI