Agustina Wilujeng Minta Pemkot Semarang Buka Bazar untuk Petani Hidroponik
Pemerinta pasti siap memberikan pelatihan packaging, pemasaran serta memberikan bantuan modal.
Minggu, 28 Maret 2021 | 15:29 WIB - Ekonomi
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang- Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM meminta kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk membuka pasar setiap minggu untuk bazar hidroponik. Sehingga memberi kesempatan para petani hidroponik untuk bisa memasarkan hasil panennya.
"Atau mungkin bisa memperkenalkan petani petani yang saat ini ikut pelatihan menanam dengan media hidroponik ditemukan dengan para pengusaha ataupun pemilik toko retail modern. Supaya mereka bisa memiliki kesempatan menjual hasil panennya kesitu," kata Agustina Wilujeng usai membuka acara pelatihan penanaman sayuran melalui media hidroponik, acara diadakan di Panti Marhaen, Jl Majapahit, Semarang, Minggu (28/3/2021).
BERITA TERKAIT:
Kemenag Sebut Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026
Bunda PAUD Jateng Berikan "Trauma Healing" untuk Anak-anak Terdampak Banjir di Pekalongan
Jateng Miliki 327 Desa Antikorupsi, Gubernur Luthfi: Bisa Dijadikan Role Model
Gubernur Jateng Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen
Tumbuhkan Ekonomi Desa, Gus Yasin Dorong BUMDes dan Koperasi Merah Putih di Jateng Bersinergi
Agustina Wilujeng berharap para peserta pelatihan penanaman sayur melalui media hidroponik yang diadakan DPD PDI Perjuangan tersebut sabar belajar dan mau mengimplemantasikan ilmu yang mereka dapat setelah pelatihan tersebut selesai.
"Mudah mudahan mereka sabar belajar dan sambil menunggu ekonomi pulih kembali, mereka belajar menjadikan ilmu yang mereka dapat ini untuk belajar bertani lewat media hidroponik. Nanti bila ekonomi ini sudah pulih, jadi kesempatan mereka menawarkan hasil panennya ke sejumlah restoran, hotel ataupun toko retail modern," harapnya.
Agustina Wilujeng menyatakan pelatihan yang diadakan oleh ibu-ibu yang tidak memiliki pekerjaan dan anggota karang taruna. "Harapannya ibu ibu ini yang menanam serta mempacking hasil panen tanamannya, sedangkan anggota karang taruna diharapkan bisa menangani lembaga bisnis yang menjual hasil panen tanaman ibu ibu tersebut," harap Agustina Wilujeng.
"Karang taruna ini bisa melakukan proses pengumpulan hasil panen serta menjual hasil panen tanaman hidroponik tersebut," imbuhnya.
Wakil Ketua Komisi X tersebut menyatakan bila Pemkot Semarang siap serta masyrarakatnya juga siap untuk melakukan bisnis hidroponik tersebut, pasti pemerintah pusat siap memberikan pelatihan. "Pemerinta pasti siap memberikan pelatihan packaging, pemasaran serta memberikan bantuan modal. Tapi semuanya itu harus ada yang menjamin," kata Agustina Wilujeng.
Saat ini yang sering menjadi kendala masyarakat dalam memulai bisnis sayuran melalui media hidroponik, kata Agustina Wilujeng adalah saat panen laku apa tidak hasil panen mereka. "tentunya ini harus dibantu oleh pihak lain, lewat korporasi bersama entah itu bentuknya koperasi atau apapun itu yang harus didampingi oleh Pemkot agar bisa maju terus. Nah itu yang namanya kesejahteraan," ujarnya.
tags: #jawa tengah #pdip jateng #petani #agustina wilujeng #pdi perjuangan
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polisi Tangkap Tersangka Kasus Lab Tembakau Sintetis di Jaksel
20 Januari 2026
Pemda dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
20 Januari 2026
Sebanyak Tiga Orang Ditangkap terkait Kasus Gas Oplosan di Bekasi
20 Januari 2026
Tim PkM USM Ajak Guru TK di Semarang Tingkatkan Kualitas Pribadi dan Profesionalitas
20 Januari 2026
Tim PkM USM Beri Edukasi Pengelolaan Keuangan Usaha Multi Bidang
20 Januari 2026
Oknum Guru Diduga Cabuli Belasan Siswi SD di Tangerang
20 Januari 2026
Sepanjang 2025 Pemkot Semarang Berhasil Kendalikan Stunting dan Capaian UHC 100 Persen
20 Januari 2026
Perjalanan Kereta Wisata Terganggu Akibat Banjir
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Periksa Substantif Naturalisasi WNA asal Korsel dan Yaman
20 Januari 2026
Kemenkum Jateng Ikuti Peresmian Posbankum Provinsi DIY
20 Januari 2026
Meskipun Cuaca Ekstrem, Sumarno Pastikan Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
20 Januari 2026

