Ilustrasi mayat, Foto: Istimewa

Ilustrasi mayat, Foto: Istimewa

Usai Latihan Silat, Remaja di Klaten Meninggal

Keluarga meminta jenazah korban diautopsi.

Senin, 05 April 2021 | 08:50 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Klaten - Seorang remaja berinisial MRS (15) tewas usai latihan silat di warga Kecamatan Ceper Klaten Jawa Tengah (Jateng). Keluarga yang curiga dengan kematian korban meminta jenazah MRS diautopsi.

"Iya betul dilakukan autopsi atas nama MRS warga Desa Srebegan. Dari kakaknya melaporkan ke Polres terkait kematian adiknya itu yang dinilai tidak wajar," ungkap Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Minggu (4/4).

BERITA TERKAIT:
Diduga Korban Penganiayaan, Pemuda di Kendal Tewas Akibat Sabetan Sajam di Kepala dan Punggung  
Babak Baru Kasus Santri Tewas di Tangerang, Polisi Periksa Enam Saksi
Tragis! Kakek di Grobogan Tewas Membusuk Terjepit Lemari
Innalillahi, Seorang Santriwati Tewas Jatuh dari Lantai 6 Asrama Ponpes
Kakek 60 Tahun di Kendal Ditemukan Tewas di Dalam Sumur 

Ia menambahkan, usai mendapat laporan keluarga, penyidik lalu melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Sebelum meninggal korban diketahui sempat mengikuti latihan silat.

"Iya ikut latihan silat. Menurut keterangan keluarga, yang bersangkutan berangkat latihan habis maghrib kemarin (3/4) tapi sampai pukul 01.00 WIB (4/4) belum pulang," tukasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut hingga subuh korban belum juga pulang ke rumah. Namun, pada pukul 06.00 WIB, keluarga diberitahu jika korban meninggal dunia. "Jam 06.00 WIB tadi pagi keluarga tahu-tahu dilaporin sudah meninggal. Dari informasi latihannya sampai pukul 01.00 WIB," ujarnya.

Menurutnya, keluarga belum memakamkan jenazah korban karena merasa curiga. Setelah melapor ke polisi, jenazah korban lalu dikirim ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. "Begitu keluarga melapor, siang langsung kita autopsi dan baru selesai pukul 17.00 WIB tadi. Lalu jenazah dibawa pulang untuk dimakamkan malam ini," sambungnya.

Ia menjelaskan hasil autopsi jenazah biasnya sudah diketahui tiga hari kemudian. "Tadi jenazah sudah sempat dikafani, sempat juga dibawa ke RSI. Jadi kita langsung bawa untuk autopsi dan tidak sempat divisum luar," tambahnya.

Usai proses autopsi, polisi bakal mengusut kasus ini. Saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut bakal dimintai keterangan. "Proses hukum jalan. Jadi teman-teman saat latihan itu ada 11 orang ditambah saksi lain delapan orang sehingga 19 orang kita minta keterangan," jelasnya.

Sementara itu, Kades Srebegan Kecamatan Ceper Purwanto menyebut jenazah korban saat ini sudah diautopsi. "Iya meninggal, ini baru tiba jenazahnya sebab tadi diautopsi. Meninggal kapan kita tidak tahu persis, kita sampai sana (rumah) sudah dibawa ke Klaten, penyebab kematian apa tanya ke warga saja," pungkasnya.


tags: #tewas #klaten #silat #remaja

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI