Ilustrasi ETLE. Foto: Istimewa.

Ilustrasi ETLE. Foto: Istimewa.

10 Ribuan Pengendara di Jateng Diketahui Melanggar Aturan Lalu Lintas Melalui ETLE

Kebanyakan pengendara melakukan pelanggaran di tempat wisata, kuliner dan jalan protokol.

Rabu, 07 April 2021 | 06:42 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Polda Jawa Tengah merilis, sejak pertama kali diterapkannya tilang secara eletronik atau ETLE pada 23 Maret hingga 6 April sudah banyak pengendara yang terekam melanggar lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Rudy Syafirudin.

"Sudah ada 10.093 pengendara yang terekam melanggar lalu lintas," kata Kombes Rudy di Semarang, Selasa (6/4).

BERITA TERKAIT:
Polisi Tangkap Pria Penjual Rapid Antigen Tanpa Izin Edar, Keuntungan Capai Milyaran Rupiah
Polisi Tangkap Seorang Pria Penjual Rapid Antigen Tanpa Izin Edar, Keuntungan Capai Milyaran Rupiah
Kuasa Hukum Pelapor Pertanyakan Kejelasan Penanganan Perkara Ujaran Kebencian Berbau SARA di Polda Jateng
Polisiku, Aplikasi Milik Poliri yang Siap Terima Pengaduan Masyarakat
Kuasa Hukum Pelapor Minta Tersangka RWS Kasus Ujaran Kebencian Hormati Prosedur Penyidikan
10 Ribuan Pengendara di Jateng Diketahui Melanggar Aturan Lalu Lintas Melalui ETLE
Polda Jawa Tengah Launching Program Anak Asuh Pelajar Asli Papua di Jateng

Rudy mengatakan jumlah pelanggar itu tersebar di wilayah Jateng yang menerapkan ETLE. Lokasi pelanggaran yang terekam kamera ETLE sebagian besar berada di pusat-pusat keramaian.

"Kebanyakan pengendara melakukan pelanggaran di tempat wisata, kuliner dan jalan protokol. Kalau Semarang seperti di Jalan Pandanaran dan kawasan Kota Lama," ungkapnya

Ia mengatakan, untuk saat ini hanya pengendara yang terekam kamera melakukan pelanggaran lalu lintas berulang kali yang diminta keterangan melalui surat yang dikirim ke alamatnya.

Saat ditanya tentang jenis pelanggaran, ia membeberkan jenis pelanggarannya yakni pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), sampai tak menggunakan helm.

"Mereka paling banyak terekam melakukan pelanggaran dari kamera portabel atau Kopek yang terpasang di helm petugas patroli jalan raya (PJR)," tandas dia


tags: #polda jateng #tilang elektronik #etle

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI