Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Istimewa.

Bandara di Blora dan Purbalingga Batal Layani Pemudik saat Momen Lebaran 2021

Progres pembangunan dua bandara dinilai sudah berjalan bagus.

Rabu, 07 April 2021 | 06:47 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Dua bandara baru di Jawa Tengah, yakni Ngloram Blora dan Jenderal Sudirman Purbalingga dipastikan batal melayani pemudik pada lebaran nanti. Larangan mudik lebaran yang ditetapkan pemerintah menjadi penyebabnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, sebenarnya dua bandara baru di Jateng itu disiapkan untuk melayani pemudik tahun ini. Namun karena kebijakan mudik dilarang, maka hal itu tidak dapat dilaksanakan.

"Sebenarnya waktu itu (dua bandara itu) rencananya memang dipakai untuk mudik. Tapi karena keputusan tidak mudik, ya sudah pembangunannya diteruskan saja," kata Ganjar, di Semarang, Rabu (7/4).

BERITA TERKAIT:
Bandara di Blora dan Purbalingga Batal Layani Pemudik saat Momen Lebaran 2021

Progres pembangunan dua bandara itu lanjut Ganjar sudah berjalan bagus. Dua-duanya sudah dilakukan uji coba pendaratan pesawat dan berhasil.

"Kemarin di Jenderal Sudirman Purbalingga, Citilink sudah mendarat, semua pendaratannya bagus. Dari fisibilitasnya dan tekhnisnya, keduanya sudah di uji coba dan dua-duanya bagus," imbuhnya.

Bahkan untuk bandara Ngloram, Ganjar sudah mencoba sendiri mendarat di bandara itu. Menurutnya semua dalam kondisi baik dan sudah sesuai.

"Tapi yang di Jenderal Sudirman saya belum coba. Beberapa waktu lalu sudah ada jadwal saya bareng pak Menhub untuk mendarat di Purbalingga. Tapi karena jadwalnya tertunda, mungkin dalam waktu dekat ini saya akan ngecek di Purbalingga bareng pak Menhub," ujar dia.

Ganjar menambahkan, sebenarnya masyarakat sudah menantikan dapat menggunakan bandara-bandara itu sebagai alternatif transportasi. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat juga sangat tinggi.

"Contohnya bandara Jenderal Sudirman, itu awalnya Bupati Banyumas yang punya semangat. Kemudian kerjasama antara Bupati Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Kebumen, Banjarnegara dan lainnya terbentuk dan semuanya bareng-bareng sepakat. Semangat dari kawan-kawan di daerah sangat bagus, semuanya suport," jelasnya.

Dari sisi pembangunannya, dua bandara itu telah menyelesaikan landasan pacu. Sementara bangunan suporting lain masih belum selesai.

"Memang waktu itu rencananya dipakai pada mudik ini. Kalau jadi terminal dan sebagainya kan bisa dipakai darurat. Intinya kami sudah komunikasi dengan Kemenhub dan menyiapkan, apakah kita jadi pakai di lebaran atau tidak. Tapi, rasa-rasanya belum dipakai," tandas Ganjar.


tags: #bandara #jawa tengah #ganjar pranowo #mudik

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI