Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Foto KuasaKatacom).

Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Foto KuasaKatacom).

Kasus Corona Melandai, Hendi Kembali Perlonggar Aturan PKM

Dengan menurunnya kasus corona, lanjutnya, sektor sosial budaya harus juga dikembangkan dengan diberi kelonggaran.

Rabu, 07 April 2021 | 15:07 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Walikota Semarang Hendrar Prihadi kembali memperlonggar aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) pandemi corona. Pelonggaran ini menyusul semakin baiknya penanganan corona di Ibukota Jawa Tengah. 

Adapun pelonggaran itu meliputi waktu operasional sektor usaha dan jumlah pengunjung kegiatan sosial budaya. 

Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu mengatakan dalam beberapa pekan terakhir ini penanganan corona di Kota Semarang semakin membaik. Jumlah kasus corona semakin melandai. 

BERITA TERKAIT:
Puluhan Warga Terpapar Corona, Sebuah Kampung di Boyolali Lockdown
Vaksinasi di Kota Semarang Belum Capai Separo dari Total Jumlah Penduduk
Hendi: Klaster Keluarga Dominasi Kasus Corona di Kota Semarang
Ganjar Sambangi Seorang Guru di Pati yang Terpapar Corona dari Klaster Tarawih
Klaster Panti Asuhan, 10 Orang di Kulon Progo Positif Corona
Masruhan Ingatkan Pelaksanaan Salat Idul Fitri Harus Memperhatikan Sebaran Kasus Corona
Belasan Orang Terpapar Corona Klaster Tarawih di Sragen

Dengan menurunnya kasus corona, lanjutnya, sektor sosial budaya harus juga dikembangkan dengan diberi kelonggaran.

"Kelonggaran pertama yaitu jam operasional sektor usaha. Kalau kemarin kemarin kalau mal sampai jam 21.00 wib, saat ini boleh hingga pukul 22.00 wib," kata Hendi, di Kantor Dinasnya, Rabu (7/4). 

Sementara sektor usaha seperti warung makan, minimarket, tempat hiburan yang seebelumnya hanya dibatasi hingga pukul 23.00 wib saat ini diperbolehkan hingga pukul 00.00 WIB.

Sementara kegiatan sosial seperti pernikahan yang semula dibatasi 50 persen dari kapasitas semestinya dan naksimal hanya boleh 100 orang, kini diperlonggar dengan batas 50 persen dari kapasitas serta maksimal 200 orang. "Jadi ada pilihan pilihan yang semakin berkembang. Dengan demikian, kami harap masyarakat jangan takut beraktivitas," tegasnya.

Meski telah memperlonggar aturan, dia menekankan, warga tetap harus patuh protokol kesehatan. Pihaknya tak segan akan menindak tegas pelanggaran yang terjadi baik pembubaran acara, menutup sementara sektor usaha dan lain lain. 

"Kami mohon kerjasama dari masyarakat. Kita beri kelonggaran itu tapi masyarakat juga harus patuh. Harus sama sama menjaga dengan protokol kesehatan," terang dia

Hendi menyebut pelonggaran ini berlaku mulai 7 April hingga batas waktu yang belum ditentukan


tags: #corona #hendi #wali kota semarang #hendrar prihadi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI