Ilustrasi vaksinasi Covid-19, Foto: Istimewa

Ilustrasi vaksinasi Covid-19, Foto: Istimewa

Dinkes Boyolali Tetap Layani Vaksinasi Saat Ramadan

Dinkes tidak akan memaksa jika ada sasaran yang tidak mau divaksin.

Kamis, 08 April 2021 | 09:50 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Boyolali - Dinkes Boyolali tetap melayani vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadan mendatang. Waktu pelaksanaannya diserahkan kepada kesiapan masing-masing fasilitas kesehatan (faskes).

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali Ratri S Survivalina menyebut vaksinasi Covid-19 di bulan Ramadan akan berjalan seperti biasa. Hal itu didasarkan karena sudah ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai vaksinasi di bulan Ramadan.

"Karena sudah ada fatma dari MUI maka kegiatan vaksinasi (di bulan Ramadhan) tetap berjalan seperti biasa, hanya bagi sasaran yang tidak mau divaksin, kita juga tidak memaksakan," ungkapnya, Rabu (7/4).

BERITA TERKAIT:
Seorang Karyawan BUMN di Boyolali Jadi Korban Pembacokan OTK
Jelang Ramadan, Boyolali Tiadakan Upacara Padusan
Dinkes Boyolali Tetap Layani Vaksinasi Saat Ramadan
Bayi Perempuan Ditemukan di Bawah Fondasi Rumah Boyolali
Pemkab Upayakan Hak Kesehatan Ratusan ODGJ di Boyolali
SMPN 1 Boyolali Mulai Uji Coba PTM
Tak Kunjung Dapat Izin Manggung, Pelaku Seni di Boyolali Rusak Gamelan

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan tidak memaksa jika ada sasaran yang tidak mau divaksin. Vaksinasi di bulan Ramadhan akan diberikan kepada warga yang mau saja. Terkait dengan waktu pelaksanaan, Lina menjelaskan hal itu diserahkan kepada kesiapan dari masing-masing faskes. Bisa dilaksanakan siang hari maupun malam hari.

"Siang hari atau terserah kesiapan masing-masing faskes," tukasnya.

Ia menilai realisasi vaksinasi Corona di Boyolali hingga hari ini untuk dosis pertama sebanyak 25.781 orang. Sedangkan untuk dosis kedua telah divaksin sejumlah 18.446 orang. Sasaran vaksinasi selanjutnya, setelah tenaga kesehatan (nakes), petugas pelayanan publik dan kalangan lanjut usia (lansia), vaksinasi akan menyasar pedagang pasar dan perangkat desa.

Kegiatan vaksinasi akan berlanjut sesuai dengan pasokan vaksin dari pemerintah. Dalam kegiatan vaksinasi ke depan pihaknya mengikuti dropping dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun saat ini memang belum ada lagi dropping selama dua pekan terakhir.

Sebelumnya, MUI mengeluarkan fatwa terkait vaksin COVID-19. MUI menyatakan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di siang hari saat bulan Ramadhan tak membatalkan puasa. "vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh.

MUI pun merekomendasikan agar pelaksanaan vaksinasi Corona di bulan Ramadhan tetap memperhatikan keadaan umat Islam yang tengah menjalankan puasa. Penyuntikan vaksin di siang hari saat bulan Ramadhan diperbolehkan, dengan catatan tidak menimbulkan bahaya.


tags: #boyolali #vaksinasi covid-19

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI