Habib Rizieq Shihab, Foto: Istimewa

Habib Rizieq Shihab, Foto: Istimewa

HRS Akan Sampaikan Keberatan di Sidang Pleidoi

Isi pokok dakwaan telah memuat mengenai identitas lengkap terdakwa.

Kamis, 08 April 2021 | 10:52 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) menolak eksepsi atau nota keberatan Habib Rizieq Shihab (HRS) dan penasihat hukumnya dalam kasus swab palsu RS Ummi Bogor. Pihak Habib Rizieq akan menyampaikan keberatan kembali atas putusan sela tersebut saat sidang pleidoi.

"Kita akan sampaikan keberatan kita atas putusan sela ini nanti di pleidoi," ungkap Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan Habib Rizieq tidak masalah dengan penolakan eksepsi tersebut. Dia menyebut pihaknya telah berjuang dan berupaya lewat eksepsi tersebut. "Nggak masalah, kami usaha dan berjuang, soal hasil bukan urusan kami," ucapnya.

BERITA TERKAIT:
Imbas Kerumunan HRS, Bandara Soetta Rugi Rp16 Juta
HRS Jalani Sidang Pemeriksaan Saksi Kasus Pemeriksaan ini
HRS Akan Sampaikan Keberatan di Sidang Pleidoi
Hakim Tolak Eksepsi HRS Terkait Kasus Swab Palsu RS Ummi
Pengacara HRS Pesimis Eksepsi Kasus Swab Palsu RS Ummi Diterima Hakim
Klaim Dirinya Tak Bisa Diadili karena Bayar Denda Rp50 Juta, Argumen HRS Ditepis Hakim
HRS Sebut Jaksa Lakukan Kebohongan Publik

Lebih lanjut, ia menyebut kemenangan bagi pihaknya yakni menyatakan adanya kezaliman terhadap Habib Rizieq. Dia mengklaim hati nurani setiap manusia pasti setuju dengan hal tersebut. "Kemenangan bagi kami adalah tetap dalam kebenaran yang kami yakini bahwa terjadi kezaliman luar biasa kepada HRS dkk dan kami yakin hati nurani jujur setiap manusia pasti setuju dengan kami," ujarnya.

Ia pun berharap majelis hakim dapat memutus persoalan ini sesuai hati nurani. Dia berharap tidak ada pihak-pihak yang menekan hakim. "Semoga nanti di putusan majelis hakim memutus sesuai hati nurani berdasarkan keadilan dan kebenaran, bukan karena tekanan pihak lain," imbuhnya.

Diketahui, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menolak eksepsi atau nota keberatan Habib Rizieq Shihab dan penasihat hukumnya dalam kasus swab palsu RS Ummi, Bogor. Salah satu alasan hakim menolak eksepsi tersebut adalah dakwaan yang diberikan jaksa penuntut umum (JPU) sudah memenuhi syarat formil.

"Menimbang bahwa setelah membaca dan mengkaji surat dakwaan atas nama Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq Shihab, majelis hakim berpendapat bahwa surat dakwaan tersebut sudah memenuhi syarat formil suatu surat dakwaan," ujar ketua majelis hakim Khadwanto di ruang sidang PN Jakarta Timur, Rabu (7/4).

Khadwanto mengatakan isi pokok dakwaan telah memuat mengenai identitas lengkap terdakwa. Selain itu, uraian mengenai tindakan yang didakwakan juga sudah sesuai dengan waktu dan tempat. Selain itu, majelis hakim menolak eksepsi karena isi nota keberatan terdakwa dan penasihat hukumnya dianggap sudah masuk dalam pokok perkara. Menurut hakim, pokok perkara harus terlebih dahulu diperiksa di dalam persidangan. "Sebagaimana eksepsi terdakwa, tidak masuk ke dalam lingkup keberatan karena sudah masuk dalam pokok perkara," pungkasnya.


tags: #hrs #habib rizieq shihab #sidang #eksepsi #ditolak

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI