Ilustrasi tilang elektronik. Foto: Istimewa.

Ilustrasi tilang elektronik. Foto: Istimewa.

ETLE Ungkap Kasus Mobil Bodong di Solo

Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satreskrim untuk memperdalam pengusutan asal mula mobil itu.

Kamis, 08 April 2021 | 13:36 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo - Kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Solo mengungkap adanya penggunaan mobil bodong dengan modus plat nomor palsu. Tak butuh waktu lama, Satlantas Polresta Surakarta langsung mengamankan mobil bodong tersebut.

Kasatlantas Polresta Kompol warman Gautama Putra mengatakan bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Satreskrim untuk memperdalam pengusutan asal mula mobil tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pemilik mobil bodong, Sutrisno mengaku membeli mobil tersebut dari temannya tanpa BPKB.

Adhytia menerangkan bahwa kasus tersebut terungkap saat petugas piket ruang operator ETLE melihat ada pengendara mobil jenis Calya warna hitam dengan nopol AD 8693 AS yang terpotret melakukan pelanggaran berkendara dengan tidak menggunakan sabuk pengaman.

BERITA TERKAIT:
Warga Binaan Rutan Solo Sungkem dengan Keluarga Secara Daring
Terlibat Kecelakaan Karambol, Pemotor Asal Solo Luka Serius di Kepala
Bahayakan Penumpang, Sopir BST yang Serempetan dengan Kereta Api Dipecat
10 Pemudik Dikarantina di STP Solo, Dua Positif Corona
Ibu Muda Asal Solo Diamankan Polisi Lantaran Nekat Jual Miras
Hendak Mudik, 19 Mobil Plat Jakarta Diharuskan Putar Balik di Solo
Momen Lebaran, Gibran Bakal Buka Semua Obwis di Solo

"Dia tertangkap kamera yang kita pasang di simpang empat Kerten. Kemudian sistem membaca mobil tersebut, dan diketahui bahwa pemilik mobil adalah Enggung Marwoto warga Munggung RT 01 RW 03 Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari. Surat tilang kemudian kita kirim ke rumah yang bersangkutan via pos," ujarnya.

Setelah itu, pemilik mobil datang ke gedung Satlantas Polresta Surakarta untuk melakukan klarifikasi. Mengingat, pada hari tersebut ia merasa tidak melintas di simpang empat kerten. "Dia juga mengatakan orang yang terpotret di dalam mobil bukan dirinya dan bukan anggota keluarganya," tuturnya.

Berdasarkan keterangan tersebut, aparat langsung melaporkan hal itu ke Kasatlantas. Berdasarkan analisis tim Satlantas, kesimpulan awal menyebut bahwa ada penggunaan plat nomor ganda. "Dari kesimpulan ini, saya sebarkan info kepada anggota untuk memantau apabila ada mobil dengan Plat AD 8693 AS untuk dihentikan," tegasnya.

Setelah itu, salah seorang anggota melihat ada mobil dengan plat tersebut melintas di ruas jalan trasito. Mengetahui hal itu, polisi langsung membuntuti mobil yang diduga menggunakan plat palsu tersebut dari belakang. Kendaraan sendiri berhasil dihentikan petugas di depan Stadion Sriwedari, tepatnya di ruas jalan Bhayangkara.

Adhytia menambahkan, pengemudi yang diketahui bernama Sutrisno, warga Makam Haji itu diamankan ke gedung satlantas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemudian kita melakukan pemeriksaan terhadap nomor rangka dan mesin mobil tersebut. Ternyata seharusnya plat nomor mobil tersebut AD 8693 US. Kita semakin curiga karena tulisan di STNK seperti diganti dan pengemudi tersebut tidak mampu menunjukkan BPKB mobil," papar Kasatlants.


tags: #solo #etle #tilang elektronik #mobil bodong

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI