Hujan disertai es terjadi di wilayah Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Kamis (8/4) sore. Foto. Dok/Eko S

Hujan disertai es terjadi di wilayah Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Kamis (8/4) sore. Foto. Dok/Eko S

Hujan Es Batu Hebohkan Warga Brebes

BMKG Tegal mengimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada jika mengalami kejadian tersebut.

Kamis, 08 April 2021 | 22:46 WIB - Ragam
Penulis: Eko S . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Brebes- hujan es batu menghebohkan warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, khususnya yang tinggal di wilayah Kecamatan Banjarharjo, Kamis (8/4) sore. Bahkan, media sosial seperti facebook viral dengan pemberitaan hujan es batu yang diunggah warga Kecamatan Banjarharjo.

Seperti yang diposting oleh Banjarhajo News di medsos tersebut, video berdurasi beberapa detik menayangkan fenomena hujan es batu yang terjadi di wilayah kecamatan setempat.

Menurut Prakirawan Stasiun BMKG Tegal, Sayful Amri MSI, kepada wartawan, hujan es terjadi karena mulai aktifnya monsun Australia memicu terbentuknya monsoon trough, di perairan selatan Jawa. Selain itu, adanya konversi dari Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Equatorial Rossby (ER) di wilayah tersebut semakin mendukung kondisi terbentuknya Siklon Tropis SEROJA dan pusat tekanan rendah (bibit siklon) di selatan Jawa.

BERITA TERKAIT:
Hujan Es Batu Hebohkan Warga Brebes
Hujan Es di Yogyakarta Karena Adanya Pertumbuhan Awan Cumulonibus
Dilanda Hujan Es Dua Hari, Ini Penjelasan BMKG Yogyakarta 
Yogyakarta Dilanda Hujan Es
Kawasan Wisata Tawangmangu Karanganyar Dilanda Hujan Es

"Kondisi ini meningkatkan potensi terbentuknya awan-awan konvektif di beberapa wilayah Jawa, termasuk Banjarharjo, Brebes. Adanya pemanasan yang kuat ditandai dengan panas matahari yang terik dari pagi hari di wilayah Banjarharjo dan sekitarnya memicu terjadinya penguapan yang besar dan atmosfer yang labil, sehingga semakin memicu terbentuknya awan konvektif yang menjulang tinggi (deep convection) dan melewati freezing level, sehingga sebagian besar awan tersebut berupa es," ujar Sayful.

"Pada kondisi tertentu, es tersebut tidak sepenuhnya mencair, sehingga pada saat mencapai permukaan tanah masih berupa es dan biasa kita kenal sebagai hujan es," terang Sayful.

Ia menambahkan, BMKG Tegal mengimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap waspada jika mengalami kejadian tersebut, seperti menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi fenomena tersebut.

"hujan es bisa terjadi di wilayah Brebes selatan, namun bisa kemungkinan juga untuk daerah Brebes pantura. Akibat adanya La Nina (penurunan suhu) dengan intensitas lemah yang menyebabkan beberapa wilayah Jawa bertambah panjang musim hujannya dan mundur awal musim kemaraunya," pungkas Sayful.


tags: #hujan es #brebes #la nina #bmkg #tegal

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI