Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri


Cegah Masuknya Paham Radikal

Disdik Kota Semarang Tanggapi Positif Soal Ajakan Gubernur Jateng Terkait Doa Bersama

"Yang paling penting saat ini bagi peserta didik adalah penguatan maupun peningkatan pendidikan karakter. Dalam penguatan karakter ini dimasukkan yang namanya jiwa jiwa nasionalis," kata Gunawan

Sabtu, 10 April 2021 | 14:18 WIB - Didaktika
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Adanya pernyataan Gubernur Jawa Tengah yang mengajak pihak sekolah yang menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk menggelar doa bersama sebagai upaya pencegahan masuknya paham radikal mendapat tanggapan positif dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Dinas Pendidikan menyebut hal itu bisa saja dilakukan namun perlu dimatangkan terkait teknisnya, mengingat saat ini sedang pandemi corona

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan dunia pendidikan pada dasarnya memerlukan pengawasan secara baik. Pengawasan tidak hanya dilakukan secara fisik. Namun juga pengawasan yang bersifat penyampaian materi kenegaraan. 

"Yang paling penting saat ini bagi peserta didik adalah penguatan maupun peningkatan pendidikan karakter. Dalam penguatan karakter ini dimasukkan yang namanya jiwa jiwa nasionalis," kata Gunawan, kepada KuasaKatacom, melalui sambungan telepon, Sabtu (10/4) siang

BERITA TERKAIT:
Mulai 26 April, Disdik Kota Semarang Gelar Ujicoba PTM Tahap Dua di Tingkat Kecamatan
Disdik Kota Semarang Tanggapi Positif Soal Ajakan Gubernur Jateng Terkait Doa Bersama
Uji Coba PTM di Jateng, Hanya Ada Satu SMP di Kota Semarang
Sebagian Besar Orang Tua Siswa di Kota Semarang Setuju Pembelajaran Tatap Muka
Disdik Kota Semarang Surati Kementerian PUPR, Terkait Ganti Rugi Lahan SMPN 16 Semarang
Disdik Kota Semarang Keluarkan Surat Edaran, Jumat Besok KBM Tetap Berjalan
Disdik Kota Semarang Tunggu Arahan Pemerintah Pusat, Terkait Vaksinasi untuk Siswa

Adapun jiwa jiwa nasionalis yang dimaksud yaitu paham pancasilais, paham NKRI, paham Bhinek Tunggal Ika. Dia menyebut hal ini sejalan dengan perintah WaliKota Semarang Hendrar Prihadi.

Ketika ditanya potensi gelaran doa bersama untuk semakin mencegah terjadinya paham radikal, dia menegaskan hal itu bisa saja dilakukan. Namun masih perlu dibahas secara matang mengingat saat ini masih pandemi corona

"Doa bersama engga ada masalah. Cuma ini kan masih pandemi covid-19, kalau kita mau kumpul kan masih harus ada ijin segala macamnya," jelas dia

Sebagai informasi, beberapa hari lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak adanya gelaran doa bersama di sekolah yang menggelar uji coba PTM. Wacana ini disampaikan mengingatkan adanya kejadian teror di Makassar dan Jakarta


tags: #dinas pendidikan #kota semarang #gunawan saptogiri #gubernur jawa tengah #ganjar pranowo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI