Pelaku kasus tewasnya perempuan yang ditemukan di Waduk Kembangan, Sragen. Foto: Istimewa.

Pelaku kasus tewasnya perempuan yang ditemukan di Waduk Kembangan, Sragen. Foto: Istimewa.

Polisi Ungkap Kasus Tewasnya Sartikawati di Waduk Kembangan Sragen

pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara lantaran disangkakan pasal 338.

Senin, 12 April 2021 | 13:38 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sragen - Polisi ungkap kasus tewasnya Sartikawati (21) di waduk Kembangan, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah, Minggu (11/4/2021). Diketahui, korban tewas lantaran diceburkan rekannya usai pesta minuman keras (Miras).

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengaku bahwa pihaknya telah meringkus pelaku pembunuhan yang menewaskan Sartikawati. Ia mengungkapkan, tersangka pembunuhan bernama Edi Santoso (23) alias Jeger warga Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah. "Tersangka tidak lain adalah rekan korban," tuturnya, Senin (12/4/2021).

Ardi menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat tersangka bersama rekan-rekan korban mengadakan pesta Miras di sekitar waduk Kembangan, Sabtu (10/4/2021).

BERITA TERKAIT:
Pemancing Ditemukan Tewas Mengambang di Waduk Widas Madiun
Polisi Ungkap Kasus Tewasnya Sartikawati di Waduk Kembangan Sragen
Warga Sragen Digegerkan dengan Penemuan Mayat Perempuan di Waduk Kembangan
Berenang di Waduk, Remaja Ini Tewas Tenggelam
Empat Waduk di Sragen Mengering, Ratusan Hektare Sawah Terancam Krisis Air
BP Batam Rancang Teknologi Hujan Buatan

Saat pesta Miras berlangsung, Sartikawati sempat adu mulut dengan salah satu teman wanitanya. Setelah itu, korban berpisah menuju waduk Kembangan.

Tidak lama berselang, tersangka menghampiri dua orang temannya ke waduk Kembangan. "Setibanya di lokasi, tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan intim," ujarnya.

Akan tetapi, ajakan tersangka itu ditolak korban hingga membuta Edi murka. "Lantaran tawaran itu ditolak, akhirnya pelaku mendorong ke waduk hingga tewas," jelasnya.

Saat korban tercebur ke waduk, lanjut dia, dirinya dalam pengaruh miras. "Sehingga korban saat tenggelam tidak bisa menyelamatkan diri," sambungnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara lantaran disangkakan pasal 338.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan mengapung di waduk Kembangan Sragen, Minggu (11/4/2021) pagi.

Menurut informasi, jenazah yang belum diketahui identitasnya itu kali pertama ditemukan oleh Warga Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Korban ditemukan warga setempat mengapung di waduk Kembangan sekira pukul 05.37 WIB.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menerangkan bahwa jenazah korban saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Suwarno mengaku bahwa pihaknya hingga kini belum mengantongi identitas korban. "Belum diketahui siapa identitasnya," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa petugas mendapati ada luka lecet pada bibir korban sebelah kanan. "Selain itu juga mengalami patah tulang pada bagian leher," tukasnya.


tags: #waduk #kembangan #sartikawati #pembunuhan #sragen

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI