Ilustrasi mudik. Foto: Istimewa.

Ilustrasi mudik. Foto: Istimewa.

Ganjar Pastikan Seluruh Daerah di Jateng Kompak Soal Larangan Mudik

Timeline patroli pelarangan mudik di Jawa Tengah akan dimulai pada 1 Mei mendatang.

Selasa, 13 April 2021 | 05:41 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan 35 Kota Kabupaten di wilayahnya kompak soal pelarangan mudik lebaran. Untuk itu, Ganjar mengimbau agar sosialisasi terkait larangan mudik digencarkan.

Hal itu disampaikan Ganjar usai memimpin Rapat Penanganan Corona Jawa Tengah dan larangan mudik di ruang rapat gedung A kantor Pemprov Jateng, Senin (12/4).

Ganjar menegaskan, seluruh daerah Jateng seragam terkait pelarangan mudik.

BERITA TERKAIT:
Ada Larangan Mudik, Hotel di Semarang Terkena Dampaknya
Pemerintah Akui Larangan Mudik Tak Berjalan Sempurna
MUI Minta Masyarakat Tidak Nekad Mudik
2.082 Kendaraan Diputar Balik dari Brebes
Polres-Kodim Batang Perketat Patroli Larangan Mudik Lebaran
Puan: Masyarakat Minta Larangan Mudik Diperjelas
Hari Ini, Puan Tinjau Larangan Mudik di Jawa Tengah

"Sekarang kita harus seragam, kalau nggak seragam, ini bahaya sekali nanti. Kita sudah putuskan kita akan seragam. Justru yang diperlukan sekarang adalah sosialisasi," Jelas Ganjar.

Terkait sosialisasi ini, Ganjar juga meminta kepada paguyuban-paguyuban warga Jateng di wilayah Jabar dan DKI Jakarta untuk memberikan pemahaman terkait mudik. Menurutnya, mudik bisa tetap dilakukan asalkan tidak mengambil waktu yang sama saat libur lebaran.

"Sudah banyak yang tanya kepada saya, 'pak udah 2 tahun nggak mudik' ya sekarang aja. Kalau sekarang kan bisa bergiliran, tidak semuanya, tidak rombongan, tidak bareng-bareng. Sebab kalau waktunya ngambil pada saat lebaran, dan terjadi pergerakan massa yang luarbiasa pasti akan naik nanti," terangnya.

Adapun timeline patroli pelarangan mudik di Jawa Tengah akan dimulai pada 1 Mei mendatang. Rinciannya, mulai 1-5 Mei adalah sosialisasi pelarangan. Kemudian pada 6-17 Mei larangan mudik sesuai instruksi pemerintah pusat. Secara umum, disampaikan Ganjar dalam rapat, patroli pelarangan mudik akan dimulai sejak tanggal 1 hingga 21 Mei 2021.

Selain itu, Ganjar juga meminta kepada tokoh agama untuk mensosialisasikan terkait keputusan dari Kementerian Agama tentang penyelenggaraan ibadah Ramadan di tengah COVID-19. Sehingga, tempat salat serta proses pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik.

"Kita akan ajak mensosialisasikan lewat tokoh agama umpamanya keputusan dari kementerian agama terkait bagaimana proses beribadah selama Ramadan, sehingga masjid, tempat ibadah, tempat untuk solat bisa dimanage dengan baik dengan kapasitas yang cukup," kata dia.


tags: #larangan mudik #jateng #gubernur #ganjar pranowo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI