Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, foto istimewa.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, foto istimewa.

Delapan Terduga Teroris Kembali Ditangkap Polisi

Tim Densus 88 Anti Teror Polri di bulan Januari 2021 atau sebelum bom bunuh diri terjadi, telah melakukan penangkap 20 orang terduga teroris dalam operasi pencegahan.

Selasa, 13 April 2021 | 17:35 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Enam terduga teroris anggota kelompok Villa Mutiara yang terlibat aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar akhir Maret lalu, kembali diamankan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (13/4/2021). "Densus 88 Anti Teror mengamankan lagi 6 terduga teroris ini merupakan kelompok Villa Mutiara Makassar," ucap Rusdi. 

Keenamnya terduga teroris itu berinisial J, D, MS, S alias AL, W, dan S. Mereka, imbuh Rusdi ditangkap pagi ini tanggal 13 April 2021. "Mereka Ini adalah kelompok Villa Mutiara. Mereka punya grup 'whatsapp' dengan nama Batalyon Iman," bebernya

BERITA TERKAIT:
Kesal Dimintai Ganti Rugi, Seorang Supervisor Bakar Minimarket
Densus 88 Kembali Ringkus Sebelas Teroris di Makassar
Kedapatan Konsumsi Sabu, Empat Pejabat di Makassar Diringkus Polisi
Bantu Pasutri Bomber di Makassar, 31 Teroris Ditangkap
Delapan Terduga Teroris Kembali Ditangkap Polisi
Beri Dukungan Moral, Ketua Umum PBNU Kunjungi Gereja Katedral Makassar
Densus 88 Tangkap 20 Orang Terkait Bomber Makassar

Grup "whatsapp" dijelaskan Rusdi digunakan anggota kelomopok Villa Mutiara untuk berkomunikasi dan mempraktekkan cara-cara melakukan teror. "Komunikasi dalam grup 'whatsapp' tersebut mereka membicarakan tentang rencana-rencana 'amaliyah' selanjutnya, dan juga 'whatsapp' grup itu membicarakan, mempraktekkan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak," ungkapnya.

Semua terduga teroris, sebutnya ditangkap di sekitar Makassar, kecuali terduga teroris berisial D yang diamankan di Kabupaten Goa. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan oleh Tim Densus yakni berupa satu senapan angin, 7 buah telepon genggam (ponsel) dan satu sepeda motor. "Senapan angin yang diamankan digunakan oleh mereka untuk latihan mereka bagaimana menggunakan senjata, kemudian juga 7 buah ponsel, kemudian satu kendaraan roda dua," ujarnya.

Setelah kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, imbuh Rusdi, Tim Densus 88 Anti Teror Polri terus melakukan kegiatan dan tindakan kepolisian dalam rangka mencegah aksi-aksi terorisme di Tanah Air.

Tim Densus 88 Anti Teror Polri di bulan Januari 2021 atau sebelum bom bunuh diri terjadi, telah melakukan penangkap 20 orang terduga teroris dalam operasi pencegahan dan penindakan terorisme pada Januari 2021.

Penangkapan kembali dilakukan oleh Tim Densus 88 Anti Teror usai kejadian bom bunuh diri, delapan terduga teroris di Makassar, tiga di antara wanita yang menjadi motivator pelaku terorisme L dan YSF alias S. Seperti diketahui kelompok kajian Vila Mutiara, berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).


tags: #makassar #teroris #densus 88 #polri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI