Ilustrasi densus 88 Antiteror Polri, Foto: Istimewa

Ilustrasi densus 88 Antiteror Polri, Foto: Istimewa

Bantu Pasutri Bomber di Makassar, 31 Teroris Ditangkap

Sejumlah handphone yang disita, di dalamnya terdapat grup WhatsApp para terduga teroris.

Rabu, 14 April 2021 | 15:25 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Makassar - Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap lagi dua orang terduga teroris di wilayah Sulsel yang diduga membantu dan mendukung bom bunuh diri pasangan suami-istri (pasutri) di Gereja Katedral. Maka, total 31 orang terduga teroris diamankan berserta barang bukti seperti senapan.

"Seluruhnya 31 orang ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk pengembangan kasusnya," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, Rabu (14/3).

Ia menambahkan, tujuh unit handphone dan sebuah senapan angin disita aparat dari penangkapan terbaru yang dilakukan di Gowa dan Makassar. Menurutnya tidak menutup kemungkinan akan jumlah orang yang ditangkap bertambah.

BERITA TERKAIT:
Pasutri Asal Sukoharjo Ditangkap Lantaran Kasus Narkoba di Solo
Bantu Pasutri Bomber di Makassar, 31 Teroris Ditangkap
Terlibat Kecelakaan, Pasutri Ini Tewas Mengenaskan
Pasutri Pelaku Bom Bunuh diri Makassar Baru Menikah Tujuh Bulan
Usai Reuni, Pasutri di Tegal Meninggal Positif Corona
Pasutri di Gunungkidul Akui Bisa Gandakan Uang untuk Bantu Krisis Pandemi
Pasar di Kampar Dilalap Si Jago Merah, Pasutri Ditemukan Tewas Terbakar

"Kemarin hasil penangkapan terhadap beberapa orang terakhir kemarin, termasuk di Gowa juga, itu Densus mengamankan barang bukti 7 buah handphone kemudian juga ada senjata rakitan (senapan angin)," tukasnya.

Sejumlah handphone yang disita, kata dia, di dalamnya terdapat grup WhatsApp para terduga teroris. Grup ini disebut menyimpan riwayat percakapan mengenai jaringan para pelaku. "Dan juga dari handphone tersebut ditemukan ada grup (WhatsApp) dari kelompok mereka. Di situ bisa terlihat persepakatan dan komunitas yang mereka bangun selama ini," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku perencanaan teror di dalam grup WhatsApp tersebut sedang didalami penyidik Densus. "Nantilah, diperiksa Tim Densus kalau masalah itu. Yang jelas, ada grup WhatsApp, apa pembicaraannya apa, ini lagi diperiksa Tim Densus," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, hingga Selasa (13/4) lalu Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel mengamankan 29 terduga teroris di Sulsel yang mendukung aksi bom bunuh diri pasangan suami-istri (pasutri) di Gereja Katedral Makassar. Mereka memiliki peran masing-masing, mulai dari merakitkan bom hingga memberi motivasi.


tags: # pasutri #teroris #gereja katedral #makassar #densus 88 antiteror polri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI